Ratusan Rumah Masih Terendam
Banjir yang melanda Kabupaten Langkat, Sumatera Utara hingga hari ini masih belum surut. Ratusan rumah masih terendam air, Minggu (25/10/15).
Banjir yang terjadi sejak empat hari lalu ini terjadi akibat meluapnya air sungai Batang Serangan. Ratusan rumah di sepanjang aliran Sungai Batang Seangan di Lima Kecamatan terendam air.
Ketinggian air berpariasi, mulai setengah meter hingga satu meter lebih.
Lima kecamatn yang terendam banjir antara lain Kecamatan Hinai, Padang Tualang, Sei Lepan, Sawit Seberang Padang Tualang dan Kecamatan Tanjung Pura.
Daerah terparah melanda Kecamatan Tanjung Pura dengan jumlah rumah mencapai lebuh dari 500 rumah di lima desa.
Camat Tanjung Pura, Suryanto menyatakan, banjir kali ini memang diakibatkan meluapnya air sungai Batang Serangan, ditambah lagi dengan banjir rob yang terjadi di hilir sungai Batang Serangan.
"Banjir diakibatkan meluapnya sungai Batang Serangan, kalau sudah meluap, memang kawasan ini kerap terjadi bajir," jelasnya.
Dia mengatakan, meski direndam banjir, namun hingga kini belum ada warga yang mengungsi. Mereka seakan enggan untuk meninggalkan rumahnya.
"Untuk saat ini warga masih bertahan di rumah mereka, mereka masih menunggu air surut, dan bila air akan kembali besar, maka mereka kemungkinan akan mengungsi," ujarnya.
Dikatakannya, air sungai Batang Serangan ini diperkirakan belum akan surut mengingat banjir rob di hilir sungai Batang Serangan masih terjadi.
"Pihak BPBD Langkat sedang mendirikan posko pengungsian dan dapur umum untuk megantisipasi jika ada warga yang mengungsi," ungkapnya.(hendra)