[caption id="attachment_42343" align="aligncenter" width="397"]
Pengurus Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Sumatera Utara audiensi ke kantor DPRD Samosir diterima oleh Wakil Ketua DPRD Jonner Simbolon dan Nurmerita Sitorus.[/caption]
Pengurus Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Sumatera Utara menggelar audiensi ke kantor DPRD Samosir. Agenda itu diterima oleh Wakil Ketua DPRD Jonner Simbolon dan Nurmerita Sitorus.
Pengurus Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Sumatera Utara menggelar audiensi ke kantor DPRD Samosir. Agenda itu diterima oleh Wakil Ketua DPRD Jonner Simbolon dan Nurmerita Sitorus.
Adapun tujuan kedatangan WKRI tersebut ke kantor dewan adalah dalam rangka Konferensi Daerah (Konferda) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Sumatera Utara yang dilaksanakan selama tiga hari, Kamis-Sabtu (29-30/10) di Villa Hotel Sitiotio Aek Rangat Pangururan.
Panitia Konferda yang hadir dalam audiensi tersebut yaitu Sinta Mauly Tamba SH, Mkn selaku penanggungjawab, Dra Veronika Simbolon Ketua panitia pelaksana Konferda XIII, Sekretaris Anna Theresia Simamora SPd, bendahara Sr Robertha Malau FSE dan Kordiana Tamba.
Ketua panitia pelaksana Konferda XIII WKRI Sumut Veronika Simbolon dalam paparannya mengharapkan dukungan dari DPRD Samosir.
Dijelaskannya, Wanita Katolik Republik Indonesia telah berperan aktif mempromosikan martabat perempuan.
Dia menjelaskan, WKRI bersifat independen. Namun secara etika, sambung Veronika, organisasi ini menyandang nama "Katolik", sehingga wajar dan gerak langkahnya sepengetahuan pimpinan hirarki setempat.
Penanggungjawab Konferda, Sinta Mauly Tamba mengatakan, WKRI menjunjung prinsip solidaritas dan subsidiartitas dalam azas asih, asah, asuh sebagai semangat pengembangan organisasi.
Selanjutnya Sinta menambahkan, Konferda yang akan dilaksanakan akan diikuti sekira 225 orang peserta dan mempunyai pemahaman " Perutusan" yaitu mendengarkan, taat dan setia pada perjanjian, menghayati keimanan dan menjadi kudus. Keempat visi ini dirangkum oleh injil dalam perkataan Yesus " Jadilah Garam Dan Terang Dunia ".
Wakil ketua DPRD Jonner Simbolon dan Nurmerita Sitorus menyambut baik kehadiran panitia WKRI tersebut. Dia mengatakan, DPRD Samosir mengapresiasi Wanita Katolik Samosir sebagai tuan rumah dalam Konferda WKRI Sumut XIII tahun 2015 ini.(sam-1)
Panitia Konferda yang hadir dalam audiensi tersebut yaitu Sinta Mauly Tamba SH, Mkn selaku penanggungjawab, Dra Veronika Simbolon Ketua panitia pelaksana Konferda XIII, Sekretaris Anna Theresia Simamora SPd, bendahara Sr Robertha Malau FSE dan Kordiana Tamba.
Ketua panitia pelaksana Konferda XIII WKRI Sumut Veronika Simbolon dalam paparannya mengharapkan dukungan dari DPRD Samosir.
Dijelaskannya, Wanita Katolik Republik Indonesia telah berperan aktif mempromosikan martabat perempuan.
Dia menjelaskan, WKRI bersifat independen. Namun secara etika, sambung Veronika, organisasi ini menyandang nama "Katolik", sehingga wajar dan gerak langkahnya sepengetahuan pimpinan hirarki setempat.
Penanggungjawab Konferda, Sinta Mauly Tamba mengatakan, WKRI menjunjung prinsip solidaritas dan subsidiartitas dalam azas asih, asah, asuh sebagai semangat pengembangan organisasi.
Selanjutnya Sinta menambahkan, Konferda yang akan dilaksanakan akan diikuti sekira 225 orang peserta dan mempunyai pemahaman " Perutusan" yaitu mendengarkan, taat dan setia pada perjanjian, menghayati keimanan dan menjadi kudus. Keempat visi ini dirangkum oleh injil dalam perkataan Yesus " Jadilah Garam Dan Terang Dunia ".
Wakil ketua DPRD Jonner Simbolon dan Nurmerita Sitorus menyambut baik kehadiran panitia WKRI tersebut. Dia mengatakan, DPRD Samosir mengapresiasi Wanita Katolik Samosir sebagai tuan rumah dalam Konferda WKRI Sumut XIII tahun 2015 ini.(sam-1)