Bagi pemilik sepeda motor yang berdomisili di Kabupaten Langkat harus lebih berhati-hati untuk menjaga keamanan sepeda motornya agar tidak hilang.
Pasalnya, dalam sepekan terakhir, Polres Langkat telah menerima laporan kehilangan sedikitnya 3 sepeda motor milik warga dari tiga lokasi yang berbeda dan kini kasusnya masih dalam penyelidikan Polres Langkat.
Kejadian pertama dialami Darlen (38) warga Dusun Gang Pasir Desa Securai Selatan, Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat. Pelaku yang dalam lidik mencuri sepeda motor Honda BK 3225 PAO milik korban di teras rumahnya, Jumat (9/10) pukul 18.40 WIB.
Atas kehilangan ini, korban melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian, Selasa (13/10), atas kejadian itu Darlen mengalami kerugian sekitar Rp 11 juta dan kasusnya sudah ditangani pihak kepolisian setempat.
Selanjutnya peristiwa serupa juga terjadi pada Mahmus Iqbal Joni (39) warga Dusun II Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian Kabuapaten Langkat. Korban kehilangan sepeda motor Honda Vario BK 6006 LK di salah satu rumah ibadah
tak jauh dari rumahnya, Selasa (13/10) pukul 05.10 WIB. Akibat kejadian itu ia mengalami kerugian Rp 7 juta.
Kemudian, Senin (12/10) sekira pukul 19.30 WIB, juga telah terjadi tindak pidana pencurian Sepeda motor di Titi Penceng, Jalan Stabat-Binjai, Kelurahan Kwala Bingei, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.
Korban Sukiman (55) pensiunan BUMN, warga Dusun IV Desa Banyumas, Kecamatan Stabat, juga melaporkan peristiwa ini ke Polres Binjai. Sedangkan para pelaku masih dalam lidik. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 17 juta.
Kejadian tersebut berawal saat korban keluar dari rumah menuju ke Stabat dengan mengendarai sepeda motor Honda New Supra X 125 hitam BK 3314 PAU, selanjutnya ia hendak kembali ke rumah dan sesampainya di TKP, ia memberhentikan laju kendaraannya karena merasa ada yang janggal dengan keadaan kendaraannya, saat itulah tiba-tiba datang dua orang laki-laki yang tidak dikenal langsung membawa lari sepeda motor miliknya.
Kapolres Langkat AKBP Dwi Asmoro, MH, SIK melalui Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Langkat AKP Agus Sobarna Praja, SH, SIK ketika dihubungi wartawan via sambungan telepon seluler, Rabu (14/10) membenarkan kejadian tersebut dan mengakui kasusnya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.(hendra)