Hulman Sitorus Tekadkan Tobasa Surplus Pangan

Sebarkan:
Pasangan WinMan yang maju dalam Pilkada Tobasa

Lahan yang subur didukung iklim yang baik di wilayah Kabupaten Tobasa membuat daerah tersebut tepat untuk mengembangkan sektor pertanian. Sehingga sangat tepat jika daerah itu surplus pangan.

Hal itu disampaikan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tobasa nomor urut 1 Darwin Siagian - Hulman Sitorus (WinMan) saat kampanye terbuka di Kecamatan Tampahan, Rabu (7/10).

“Sektor pertanian menjadi prioritas yang akan kami lakukan kedepan untuk meningkatkan taraf hidup petani. Salah satunya dalam program tersebut adalah dengan membangun sentra-sentra pangan terutama padi, sayur mayur dan daging. Sehingga lima tahun ke depan Tobasa menjadi surplus pangan mewujudkan visi Tobasa Hebat,” terang Hulman Sitorus.

Dalam pengembangan sektor pertanian, menurut alumni Institut Pertanian Bogor itu, pihaknya akan melakukan pelatihan-pelatihan kepada petani secara rutin sebagai implementasi ilmu pertanian yang dimiliki.
Dipaparkan, dalam visi misi WinMan, pihaknya akan menggelorakan pembangunan dari desa ke kota. Menurut putra kelahiran Desa Parsambilan, Kecamatan Silaen itu, konsep tersebut telah matang dengan pengalamannya sebagai PNS di Kementerian Desa Tertinggal dan Transmigrasi selama 30 tahun.

“Selain itu, ke depannya bersama calon bupati Darwin Siagian dalam visi misi kami, akan memantapkan dan mengutamakan penyediaan infrastruktur seperti jalan, jembatan dan irigasi. Tentang Infrastruktur, Darwin yang merupakan lulusan sarjana teknik sipil USU serta berpengalaman 30 tahun sebagai PNS di Departemen Pekerjaan Umum itu tentunya sudah paham,” bebernya.

Kemudian, layanan pendidikan yang lebih bermutu juga tidak luput dari perhatian mereka. Bagiamana anak-anak dari Tobasa mampu bersaing di dunia pendidikan. Hal itu akan didukung dengan pemberian beasiswa kepada siswa berprestasi serta siswa dari keluarga kurang mampu. Menambah tenaga pendidik, khususnya di daerah terpencil. Kemudian tak lupa juga memperhatikan layanan kesehatan yang baik di tengah-tengah masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Hulman menegaskan, ia dan Darwin cinta akan kampung kelahirannya dari Tobasa. Justru itu mereka datang untuk mengabdi dan membenahi Tobasa lebih baik ke depan. “Selama dua tahun belakangan ini, kami sudah menjalani sebanyak 208 desa yang ada di Tobasa. Tujuannya agar kami lebih paham persoalan-persoalan yang terjadi di seluruh wilayah Tobasa. Harus seluruh desa kami jalani. Inilah niat tulus dan komitmen kami,” katanya.

Ditambahkannya, sebagai masyarakat berbudaya, pihaknya pun akan turut memberikan perhatian dalam pelestarian budaya. Memberdayakan dan mengefektifkan nilai-nilai kearifan lokal dengan melibatkan masyarakat adat. Semua itu impian kita bersama, bagaimana mewujudkan Tobasa Hebat ke depannya,” ungkapnya disambut acungan jempol dari warga yang hadir.(bbs)

 
Sebarkan:

Baca Lainnya

Komentar