Longsor, Sekeluarga Tewas Meringkuk Bersama

Sebarkan:
[caption id="attachment_40786" align="aligncenter" width="460"]Longsor di Guatemala Longsor di Guatemala[/caption]

Upaya pencarian korban hilang dalam tanah longsor di Guatemala terus dilakukan. Tim penyelamat menemukan satu keluarga yang tewas terkubur lumpur dalam keadaan meringkuk bersama.

Disampaikan otoritas setempat, seperti dilansir Reuters, Selasa (6/10/2015), jumlah korban tewas sejauh ini mencapai 161 orang. Otoritas darurat setempat menyebut ratusan orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Bencana longsor ini membawa lumpur yang menyapu desa kecil El Cambray II di wilayah Santa Catarina Pinula yang berada di dasar jurang. Dengan lokasi bencana yang sulit, petugas penyelamat harus menuruni lereng setinggi 12 meter demi mencapai lokasi longsor.

"Kami menemukan satu keluarga. Kami menemukan mereka dalam posisi meringkuk bersama, yang berarti mereka berupaya untuk mengungsi tapi sayangnya mereka tidak memiliki waktu," tutur petugas pada Badan Penanggulangan Bencana setempat, Conred, Sergio Cabanas.

"Beberapa orang tewas karena dampaknya (longsor), beberapa karena sesak napas dan beberapa ... karena serangan jantung," imbuhnya.

Cabanas menuturkan, tim penyelamat terhalang oleh situasi bencana yang sangat sulit. Sejak longsor terjadi pada Kamis (1/10) malam, belum ada korban selamat yang berhasil ditemukan di lokasi bencana.

Petugas penyelamat menyatakan, kemungkinan menemukan korban selamat di bawah timbunan longsor seberat 120 ribu ton nyaris mendekati nol persen. Namun mereka terus melanjutkan upaya pencarian.

"Tekad kami untuk melanjutkan pencarian sudah bulat. Kami tidak akan berhenti hingga kami menyelesaikan tugas kami. Tujuannya ialah tidak ada lagi korban yang terkubur di lokasi," ucap kepala otoritas darurat setempat, Alejandro Maldonado.(dc)
Sebarkan:

Baca Lainnya

Komentar