Mayjend Herunimus Guru: Semoga Para Korban Masih Gunakan Bantal Itu

Sebarkan:
[caption id="attachment_41625" align="aligncenter" width="436"]Seorang warga menemukan puing bantal helikopter Seorang warga menemukan puing bantal helikopter[/caption]

Hari ke enam pencarian terhadap Helikopter EC130 regiter PK- BKA tujuan Bandara Kualanamu yang dinyatakan hilang kontak pada minggu lalu , tim gabungan TNI/Polri, Tim SAR dan masyarakat sekitar di peraian Danau Toba kembali menemukan sebuah bantalan kursi helikopter di Kecamatan Sitotio Kab Samosir.

“Perkembangan situasi terakhir, sekitar jam 9 pagi kita mendapatkan informasi di lapangan bahwa ada masyarakat Kecamatan Sitiotio saat memancing tadi malam, mereka menemukan sebuah bantalan diduga kursi dari pesawat Helikoter yang hilang kotak, “ kata Deputy Operasi Bidang Operasi SAR Basarnas Mayjend TNI Herunimus Guru di Posko Nasional Bandara Kualanamu Jumat (16/10) sore.

Lanjut Herunimus Guru,   benda diduga dari Helikopter EC-130 itu, saat ini sudah diserahkan pada aparat yang bersangkutan serta sudah dilakukan pengecekan. “Barang mirip kursi helikopter itu sudah ada di posko Tim SAR di Onan Runggu," terangnya.
Sementara temuan sebelumnya juga berupa benda kursi Helikopter, sejauh ini juga masih disimpan di Posko Basarnas. “Semua temuan dibiarkan saja dulu disana. Artinya, dari semua temuan itu kita bisa menganalisis lebih jauh lokasi dan tempat keberadaan Helikopter yang hilang kontak ," paparnya.

Oleh karena itu pihaknya juga menyakini bahwa dengan temuan kedua kursi helikopter, posisinya mengarah ke barat. Selanjutnya Tim Basarnas fokus pada pencarian di sekitar itu yakni Sitotio dan Nainggolan.

Maka dari itu, tentunya ini memberikan kompident bagi Tim SAR, kemungkikan mereka turun dan keluar dari Helikopter menggunakan Bantalan atau kursi.”Moga-moga mereka (para korban-red) masih menggunakan bantalan itu, dan mereka tetap selamat,” Jelas Herunimus lagi.

Di samping itu, dengan adanya dua temuan itu, menjadi bahan evaluasi bagi Basarnas selanjutnya. ”Saya masih menghimbau pencarian diperpanjang lagi, tetapi itu menuggu persetujuan Kepala Basarnas lah. Untuk itu saya akan laporkan nanti temuan ini, dan apakah diperpanjang atau tidak mengigat besok hari terakhir pencarian kita tunggu bersama,”Jelasnya.

Disinggung pencarian hari ini, Herunimus menegaskan sudah memberangkatkan sebuah Helikopter ke daerah Sitiotio. “Sudah terbang lebih kurang 54 menit yang lalu.dan sudah melakukan pencarian didaerah sektor lima yakni sekitar Sitotio dan Nainggolan, persisnya daerah Barat,” terangnya.

Tetapi dalam pencarian itu belum ada titik terang, termasuk empat lagi yang ada di Helikopter. Sedangkan Fransiskus (22) korban selamat, sudah dipindahkan ke RS Bayangkara Poldasu untuk tindak lanjut perawatan medis. Kondisi korban juga diakui sudah mulai membaik.

Apa lagi lanjut Herunimus, cuaca juga sudah mulai agak gelap disana. Informasinya Helikopter yang melakukan pencarian lewat udara sudah dihentikan sementara menuggu perkembangan yang lebih baik," paparnya. (walsa)
Sebarkan:

Baca Lainnya

Komentar