[caption id="attachment_41970" align="aligncenter" width="320"]
????????????????????????????????????[/caption]
Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Brimob ke - 70 Tahun, Brimob Polda Sumut Detasemen A Pelopor Binjai menggelar acara sosialisasi tentang bahayanya penggunaan narkoba, yang kini sudah merajalela di seluruh lapisan masyarakat.
Selain menjelaskan bahayanya menggunakan zat adiktif tersebut, dalam rangka HUT tahun ini, melalui peningkatan profesionalisme korps Brimob polri, Brimob juga memiliki tugas penting, yakni menciptakan keamanan dalam rangka Pilkada serentak yang akan dihelat Desember 2015 ini.
Kaden A-Pelopor AKBP Dedy Indriyanto SIk M.Si, melalui Pasi Ops AKP Bambang Sulistio SH mengatakan, dalam rangka sosialisasi bahaya penggunaan narkoba tersebut, mereka menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Binjai, Polres Binjai, KNPI serta TNI - AD. "Sasaran utamanya adalah para pelajar dan kawula muda.Makanya kita seser itu ke semua sekolah," ujar Bambang, Rabu (21/10/15).
Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Brimob ke - 70 Tahun, Brimob Polda Sumut Detasemen A Pelopor Binjai menggelar acara sosialisasi tentang bahayanya penggunaan narkoba, yang kini sudah merajalela di seluruh lapisan masyarakat.
Selain menjelaskan bahayanya menggunakan zat adiktif tersebut, dalam rangka HUT tahun ini, melalui peningkatan profesionalisme korps Brimob polri, Brimob juga memiliki tugas penting, yakni menciptakan keamanan dalam rangka Pilkada serentak yang akan dihelat Desember 2015 ini.
Kaden A-Pelopor AKBP Dedy Indriyanto SIk M.Si, melalui Pasi Ops AKP Bambang Sulistio SH mengatakan, dalam rangka sosialisasi bahaya penggunaan narkoba tersebut, mereka menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Binjai, Polres Binjai, KNPI serta TNI - AD. "Sasaran utamanya adalah para pelajar dan kawula muda.Makanya kita seser itu ke semua sekolah," ujar Bambang, Rabu (21/10/15).
Tidak hanya di sekolah saja, Brimob juga mengadakan sosialisasi di kantor - kantor dan asrama. "Selain masalah bahaya narkoba. Brimob juga menjelaskan jenis-jenis narkoba serta cara pencegahannya," ujar Bambang.
Diakuinya, mereka memilih untuk mensosialisasikan bahaya narkoba, karena Brimob melihat, kalau saat ini penggunaan narkoba itu sudah sangat luar biasa. Dimana-mana, banyak orang yang menggunakan narkoba. "Tidak ada untung nya menggunakan narkoba itu. Narkoba akan menyiksa diri penggunanya, bahkan hingga meninggal dunia, apabila sudah kecanduan. Tidak usah dipakai narkoba itu, kalau tidak mau mati sia-sia," himbaunya mengaku mereka akan melakukan sosialisasi bahaya narkoba secara berkesinambungan.
Beberapa contoh di masyarakat, para pengguna narkoba akan menyusahkan diri sendiri dan masyarakat. "Apabila tidak punya uang untuk membeli narkoba, maka akan mencuri. Itu sangat merugikan masyarakat, serta akan dikucilkan di masyarakat," serunya.
Dihadapan para pelajar, Bambang mengakui pihaknya meminta, agar masyarakat harus saling mengingatkan apabila melihat atau mengetahui ada orang yang menggunakan narkoba. "Ingatkan dia. Jelaskan saja apa efek nya menggunakan narkoba, mari kita sadarkan para pengguna narkoba ini," sebutnya.
Dalam sosialisasi pencegahan dan bahaya penggunaan narkoba, dikoordinatori oleh AKP Remond Hutagalung. Sementara, pelaksanannya dibagi 2 tim yang dipimpin AKP Bambang Sulistio SH dan Ipda Andri Gomgom Siregar.
Disebutnya, sejauh ini masyarakat sangat antusias dan mendukung baik program yang mereka jalankan. "Alhamdulillah. Sejauh ini masyarakat sangat antusias mendukung program yang kita lakukan. Itulah mengapa kita akan menjadikan sosialisasi narkoba menjadi program berkesinambungan. Tidak hanya dalam rangka HUT saja," tambahnya. (hendra)
Diakuinya, mereka memilih untuk mensosialisasikan bahaya narkoba, karena Brimob melihat, kalau saat ini penggunaan narkoba itu sudah sangat luar biasa. Dimana-mana, banyak orang yang menggunakan narkoba. "Tidak ada untung nya menggunakan narkoba itu. Narkoba akan menyiksa diri penggunanya, bahkan hingga meninggal dunia, apabila sudah kecanduan. Tidak usah dipakai narkoba itu, kalau tidak mau mati sia-sia," himbaunya mengaku mereka akan melakukan sosialisasi bahaya narkoba secara berkesinambungan.
Beberapa contoh di masyarakat, para pengguna narkoba akan menyusahkan diri sendiri dan masyarakat. "Apabila tidak punya uang untuk membeli narkoba, maka akan mencuri. Itu sangat merugikan masyarakat, serta akan dikucilkan di masyarakat," serunya.
Dihadapan para pelajar, Bambang mengakui pihaknya meminta, agar masyarakat harus saling mengingatkan apabila melihat atau mengetahui ada orang yang menggunakan narkoba. "Ingatkan dia. Jelaskan saja apa efek nya menggunakan narkoba, mari kita sadarkan para pengguna narkoba ini," sebutnya.
Dalam sosialisasi pencegahan dan bahaya penggunaan narkoba, dikoordinatori oleh AKP Remond Hutagalung. Sementara, pelaksanannya dibagi 2 tim yang dipimpin AKP Bambang Sulistio SH dan Ipda Andri Gomgom Siregar.
Disebutnya, sejauh ini masyarakat sangat antusias dan mendukung baik program yang mereka jalankan. "Alhamdulillah. Sejauh ini masyarakat sangat antusias mendukung program yang kita lakukan. Itulah mengapa kita akan menjadikan sosialisasi narkoba menjadi program berkesinambungan. Tidak hanya dalam rangka HUT saja," tambahnya. (hendra)