Kasihan, Karena Dirampok, Bu Guru Ini...

Sebarkan:
Kasihan nasib ibu guru ini. Niatannya untuk mengajar dan mencerdaskan kehidupan bangsa, gagal di tangan perampok. Tak hanya itu, akibat luka yang dialami, Ainun Mardiah (57) yang merupakan guru Madrasah Tsanawiah Negeri itupun harus dirawat di Rumah Sakit Materna Medan.

Dari informasi yang dirangkum redaksi metro-online.co, Ainun dirampok di kawasan Jalan Aksara Medan pada (27/11) sekitar pukul 06.00 WIB. Ketika itu beliau hendak bekerja, ke arah jalan William Iskandar Medan, dengan mengendarai motor Yamaha Mio BK 6824 AFC.

Peristiwa naas itu terjadi tepat di persimpangan empat Jalan Sejati ke arah Aksara. Persisnya di sekitar salon Michelle.

Di sana, Ainun dipepet empat pria dengan menaiki dua sepeda motor. Melihat itu, korban hanya diam saja dan tetap mengendarai motornya. Namun, salah seorang pria langsung menarik tas sandang korban dengan kuat.

Saat itu, jalanan masih sepi pengendara lainnya. Ainun yang tak berdaya, terpaksa merelakan tas yang berisi surat-surat penting dan uang Rp 6 juta diambil kawanan perampok.
Karena sempat terjadi aksi tarik-tarik menarik, Ainun sempat terjatuh dan terhempas ke aspal. Sementara sepeda motornya tergelincir. Korban yang sudah terluka hanya bisa melihat para pelaku kabur. Selanjutnya, dengan sisa tenaga, korban mencoba memanggil warga yang lewat.

Beruntung, warga menemukan korban dan langsung menanyakan identitas korban. Karena luka korban yang serius. Warga langsung membawanya ke rumah sakit Martondi di dekat Polsek Percut Sei Tuan. Namun, korban dirujuk ke Rs Materna Medan. Selanjutnya, warga menghubungi keluarga korban.

Anak Ainun, Muhammad Zakaria (30) menuturkan bila ibunya (korban) sampai saat ini masih berada di RS Materna Medan. Pasca dirampok, ibunya pingsan dengan luka berat di kening.

"Ibuku masih belum sadar dan masih opname, setelah aku melihat keadaan ibuku aku pun membuat laporan ke Polsek Percut dengan bukti Sttpl/3436/XI/2015/percut dan diterima oleh Aiptu Suyatno. Namun, hingga saat ini, polisi belum ada untuk melihat keadaan fisik ibuku," jelas Zakaria

Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, AKP Zufri Siregar mengatakan pihaknya telah melakukan pengejaran. Dan, sudah melakukan olah TKP.(tbn-mdn)

 
Sebarkan:
Komentar