Rumah Sigit dan Kamaludin Diobok-obok KPK

Sebarkan:
Setelah Rabu 911/11) rumah dan ruang kerja Ketua DPRD Sumut Ajib Shah, kemarin (12/11) giliran kediaman Kamaludin Harahap dan Sigit Pramono Asri yang diobok-obok penyidik KPK.

Juru Bicara KPK Yuyuk Andriati mengatakan, penggeledahan rumah dua mantan wakil ketua DPRD Sumut itu dalam rangka melengkapi bukti-bukti kasus suap penggagalan interpelasi DPRD Sumatera Utara.

"Penggeledahan dilakukan di rumah KH dan SPA. Hingga saat ini (kemarin siang, red) masih berlangsung," ujar Yuyuk Andriati melalui layanan pesan singkat.

Sementara itu, terkait penggeledahan ruang kerja dan rumah Ajib Shah yang dilakukan sehari sebelumnya, Yuyuk mengatakan, penyidik KPK menyita sejumlah dokumen.
"Ada beberapa dokumen yang diambil," ujar Yuyuk.

Dokumen apa itu? Dia mengaku belum tahu persis karena belum mendapatkan laporan tim yang hingga kemarin siang masih berada di Medan. "Jadi saya belum tahu," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, begitu keluar dari rumah Ajib Shah di Jalan Sei Bengawan No 29, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Sunggal, tim penyidik KPK yang menggeledah selama sekira dua ham itu keluar dengan menenteng dua koper tas masing-masing berwarna ungu dan hitam. Kedua koper yang berisikan dokumen dimasukkan ke dalam mobil yang dirental oleh petugas KPK.

"Dua koper itu saja," sebut seorang petugas KPK sembari tersenyum dan berlalu masuk ke dalam mobil meninggalkan lokasi penggeledahan. (bbs)
Sebarkan:

Baca Lainnya

Komentar