KPU Binjai Telah Laksanakan Berbagai Tahapan Pilkada

Sebarkan:
KPUD Kota Binjai jauh-jauh hari telah menyiapkan sedikitkan 25 petugas PPK dan 111 petugas PPS dan 2779 KPPS KPU Binjai yang akan turut serta dalam penyelenggaraan Pilkada serentak pada 9 Desember mendatang.

Hal ini dikatakan komisioner Devisi Informasi dan Data KPUD Kota Binjai, Labayk Simanjorang saat dihubungi melalui telepon selularnya, Jumat (04/12/15).

Sementara, lanjut Labayk, seluruh PPK, PPS dan PKPS telah diberikan bimbingan teknik (bimtek) terkait tatacara pilkada dan prosedur kerja yang benar sesuai dengan porsi dan tugasnya masing-masing.

"Semuanya sudah kita berikan pengarahan dan bimbingan agar mereka saat dilapangan menghadapai hari H nanti tidak bingung dan dapat mengatasi semua tugasnya dengan baik," jelas Labayk.

Sedangkan untuk logistik, masih kata Labayk, semuanya telah selesai dan siap disalurkan satu hari sebelum hari H. "Kalau untuk logistik sampai saat ini telah kita siapkan, dan akan segera kita salurkan satu hari sebelum hari pemilihan dengan pengawalan pihak kepolisian," ujarnya
Sementara, dalam pilkada Walikota dan Wakil Walikota Binjai, jumlah tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak 397, jumlah ini berkurang 1 dari Pilpres yang berjumlah 398 TPS.

"Pilpres kemarin jumlah TPS 398, termasuk 2 TPS yang berada di lembaga pemasyaratan (LP) rutan kelas II Kota Binjai, namun saat pilkada ini, TPS di LP kita kurangi 1, jadinya seluruh TPS di Kota Binjai berjumlah 397," ungkapnya.

Jumlah ini meliputi, 60 TPS di Kecamatan Binjai Barat, 55 TPS di Kecamatan Binjai Kota, 84 TPS di Kecamatan Binjai Selatan, 91 TPS di Kecamatan Binjai Timur, dan 107 TPS di Kecamatan Binjai Utara.

Dikatakannya, hingga saat ini, KPUD Kota Binjai telah melakukan berbagai tahapan untuk Pilkada, seperti pendataan daftar pemilihan tetap (DPT) dan DPTb 1.

"Memang DPT ada perubahan dengan penambahan sebesar 48 pemilih, jadi sekarang DPT berjumla 184.984, sebelumnya kan DPT berjumlah 184.936, jadi setelah melakukan tahapan, kita pastikan DPT sekarang 184.984," pungkasnya.

Untuk DPTb-1 mengalami pengurangan yang cukup besar, sebelumnya DPTb-1 berkisar 1057, kini berkurang menjadi 299. "Kalau DPTb-1 mengalami penurunan sangat derastis, dari 1057 berkurang 299, angka ini kita dapat dari hasil sidalih," ujarnya.(hendra)
Sebarkan:

Baca Lainnya

Komentar