Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang dalam waktu dekat ini akan kembali melakukan lelang jabatan kedua. Saat ini, prosesnya masih tahap pembentukan panitia seleksi (Pansel).
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Deliserdang, M Ali Yusuf Siregar kepada wartawan, Rabu (16/12) menerangkan jika dalam waktu dekat ini akan melakukan lelang jabatan keduan dimana prosesnya sudah tahap pembentukan Pansel. Menurut Yusuf, lelang jabatan kedua yang bakal digelar Pemkab Deliserdang, akan dibuka pendaftaran untuk yang ingin maju, di Januari 2016 mendatang.
Lelang jabatan yang kedua ini dilakukan untuk mengisi kekosongan pucuk pimpinan SKPD yang diketahui saat ini masih diisi oleh Pelaksana Tugas. Seperti Dinas Pasar dan Badan Kesbangpolinmas. Selain itu, lelang jabatan kedua ini dilakukan untuk mengganti pejabat yang memasuki pension. Seperti Dinas Informasi dan Komunikasi dan Badan Ketahanan Pangan. "Sekarang masih proses pembentukan panitia seleksi. Ketua Pansel nanti tetap Sekda dan saya sebagai sekretarisnya,” terang Yusuf.
Yusuf juga menyebutkan jika untuk orang-orang yang akan mengisi Tim Pansel nantinya tidak jauh berbeda dari sebelumnya. Artinya, Tim Pansel dalam melakukan lelang jabatan yang kedua, juga akan menggunakan jasa tiga professor dari Universitas Sumatera Utara (USU). "Kemungkinan orang lama juga. Tiga orang itu (professor) sudah disurati,” ujarnya.
Ditanya apakah tiga akademisi dari USU itu menolak atau tidak, menurutnya, pihaknya belum mendapatkan jawaban atas hal tesebut.
Disaat Pemkab Deliserdang melakukan lelang jabatan, sejumlah pegawai di lingkungan SKPD Deliserdang, juga beberapa diantaranya memilih melakukan perpindahan pegawai. Misalnya, Nasib selaku Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Deliserdang dan Ikhsar Risyad Marbun selaku Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla).
Yusuf tak menepisnya kalau beberapa diantaranya pejabat di Kabupaten Deliserdang, memilih pindah ke luar dari pegawai di Deliserdang. Menurut Yusuf, Kepala Diskanla Kabupaten Deliserdang telah mengajukan perpindahan pegawai itu ke Pemko Medan. "Sudah mengajukan dia (Kepala Diskanla) dan sudah diteken oleh Bupati. Sekarang dia lagi kordinasi sama Pemko Medan,” ujar Yusuf.
Lanjut Yusuf, Ikhsar Risyad Marbun statusnya masih pegawai di Kabupaten Deliserdang. "Alasannya mau mengembangkan karir di Medan,” sebutnya.
Sementara, Kepala Diskanla Kabupaten Deliserdang, Ikhsar Risyad Marbun mengaku masih melengkapi pengurusan administrasi pertanggung jawaban di kantornya. "Dari 14 Desember ini sudah resmi. Administrasi pertanggung jawabannya tadi lah saya tanda tangani. Tadi saya ke kantor, dan itulah terakhir,” pungkasnya. (walsa)
Ditanya apakah tiga akademisi dari USU itu menolak atau tidak, menurutnya, pihaknya belum mendapatkan jawaban atas hal tesebut.
Disaat Pemkab Deliserdang melakukan lelang jabatan, sejumlah pegawai di lingkungan SKPD Deliserdang, juga beberapa diantaranya memilih melakukan perpindahan pegawai. Misalnya, Nasib selaku Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Deliserdang dan Ikhsar Risyad Marbun selaku Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla).
Yusuf tak menepisnya kalau beberapa diantaranya pejabat di Kabupaten Deliserdang, memilih pindah ke luar dari pegawai di Deliserdang. Menurut Yusuf, Kepala Diskanla Kabupaten Deliserdang telah mengajukan perpindahan pegawai itu ke Pemko Medan. "Sudah mengajukan dia (Kepala Diskanla) dan sudah diteken oleh Bupati. Sekarang dia lagi kordinasi sama Pemko Medan,” ujar Yusuf.
Lanjut Yusuf, Ikhsar Risyad Marbun statusnya masih pegawai di Kabupaten Deliserdang. "Alasannya mau mengembangkan karir di Medan,” sebutnya.
Sementara, Kepala Diskanla Kabupaten Deliserdang, Ikhsar Risyad Marbun mengaku masih melengkapi pengurusan administrasi pertanggung jawaban di kantornya. "Dari 14 Desember ini sudah resmi. Administrasi pertanggung jawabannya tadi lah saya tanda tangani. Tadi saya ke kantor, dan itulah terakhir,” pungkasnya. (walsa)