BBM Turun, Harga Sembako Malah Terus Melambung

Sebarkan:
PAJAK 1

Harga sejumlah bahan pokok dan sayur mayur di sejumlah pasar tradisional Tavip, Kota Binjai terus mengalami kenaikan meski harga bahan bakar minyak (BBM) telah diturunkan oleh pemerintah. Sabtu (9/1/16).

Kenaikan harga yang paling signifikan terjadi pada telur ayam. Sebelumnya, harga telur ayam eropa dijual Rp 28.000 setiap satu papannya, kini naik menjadi Rp 42.000 setiap papannya.

Kemudian, disusul dengan harga bawang merah yang biasanya dijual dengan harga Rp 25.000, kini kembali mengalami kenaikan harga menjadi Rp 41.000.

Untuk daging ayam juga mengalami kenaikan, dari harga Rp 25.000, kini naik menjadi Rp 31.000.
Menurut seorang pedagang pasar tradisional Tavip, Elita mengatakan, meski harga BBM telah mengalami penurunan harga, namun harga sayur mayur dan kebutuhan pokok lainnya terus mengalami kenaikan harga.

"Memang turunnya harga BBM ga ada pengaruhnya sama harga sayur mayur dan kebutuhan pokok lainnya, malah harga sayur mayur dan bahan pokok mengalami kenaikan," jelasnya, Sabtu (9/1/16).

Dikatakannya, kenaikan sejumlah harga sayur mayur dan bahan pokok tersebut disebabkan buruknya cuaca yang melanda disejumlah kota, sehingga, hasil panen para petani berkurang dan jelek.

"Maklum la, sekarang cuaca ga menentu, hasil panen banyak yang buruk, sehingga pemasok menaikan harga, makanya pedagang yang ada dipasar juga menaikan harganya," ujarnya.

Sebelumnya, Kadis Koperasi dan Industri Perdagangan, Drs Tengku Saryfuddin mengatakan, terkait turunnya harga BBM pihak Pemko Binjai tetap lakukan pengawasan dalam harga barang dan sembako di Kota Binjai.

Namun dia mengatakan harga saat ini masih stabil untuk menekan turunya harga barang pasca turunnya harga BBM," kita masih menunggu intruksi dari pusat, jika sudah ada, maka akan kita ambil keputusan" tandasnya.(hendra)
Sebarkan:

Baca Lainnya

Komentar