Jalan Ini Hancur Akibat Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera

Sebarkan:
JALAN RUSAK 2

Pembangunan jalan tol trans Sumatera jalur Medan menuju Binjai dinilai sebagai solusi atasi kemacetan. Di sisi lain, banyaknya truk yang membawa material bangunan jalan tol, justru membuat sarana jalan yang telah ada menjadi rusak parah, sejumlah wargapun memprotesnya.

Jalan lintas Kota Binjai menuju Kabupaten Langkat kini kondisinya mulai rusak. Sejumlah ruas jalan terlihat berlubang besar, sebagian lainnya rusak dan berdebu, saat hujan, kondisi jalan seperti kubangan air.

Salah satu jalan rusak tersebut berada di ruas jalan Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat. Padahal, jalan ini baru saja diperbaikia.
Sejumlah wargapun memprotes maraknya kendaran jenis truk yang melintas membawa tanah, batu dan pasir yang melebihi tonase.

Truk-truk ini membawa material bangunan untuk pembangunan jalan tol trans Sumatera jalur Medan menuju Binjai.

Warga memprotes dengan meletakkan batu, kayu, bahkan tanaman di tengah jalan agar mendapat perhatian dari pemerintah setempat.

Menurut seorang warga, Salim mengatakan, bukan hanya sebabkan jalan menjadi rusak, pembangunan jalan tol trans Sumatera juga dinilai ikut andil dalam merusak lingkungan.

Lebih lanjut dikatakannya, di hulu sungai Batang Serangan, Kabupaten Langkat ini misalnya, penambangan pasir dan batu untuk keperluan jalan tol trans Sumatera jalur Medan-Binjai telah dimulai sejak sebulan yang lalu. Penambangan ini menyebabkan suara bising bagi warga sekitar karena suara alat berat yang bekerja hingga larut malam.

Belum lagi kerusakan lingkungan akibat penambangan ini. Tanah dan kebun warga amblas longsor ke sungai akibat penambangan pasir dan batu di aliran sungai batang serangan. Air di sumur wargapun mulai berkurang. Warga berharap pembangunan jalan tol trans Sumatera seharusnya memberikan dampak positif bagi warga dan bukan menambah masalah baru.(hendra)
Sebarkan:

Baca Lainnya

Komentar