Pria Ngaku Bawa Bom Itu, Mau Nuntut Ilmu Agama Sedunia

Sebarkan:
2016-01-16_16.55.26

Syahrul Tanjung (41) warga Jalan Asoka Kompleks Karang Sari Permai Blok C 3 No 3 Desa Tambun Nabolon P Siantar Martoba penumpang Air Asia nomor penerbangan QZ 122 tujuan Kuala Lumpur yang mengaku membawa bom saat melakukan chek in dicounter chek in Air Asia lantai III Bandara Kualanamu pada Sabtu (16/1) sekira pukul 11.30 Wib ternyata mau menuntut ilmu agama.

DAN Posko III Bandara Kualanamu Harven menjelaskan jika Syahrul Tanjung bersama ketiga akan menuntut ilmu agama Islam. "Dia mau menuntut ilmu agama, rencananya dia dari Malaysia mau ke Bangladesh, India dan Turki," terang Harven.
Lanjut Harven jika Syhrul mengaku akan mengikuti pertemuan agama Islam diseluruh dunia di Bangladesh. "Syahrul mengaku akan mengikuti pertemuan agama Islam seluruh dunia di Bangladesh, dia akan keliling selama 40 hari," ujarnya.

Masih menurut Harven jika setelah pulang menuntut agama Islam akan berdakwah. "Syahrul pekerjaan setiap harinya menjual aksesoris seperti topi, gelang, kalung dan lainnya, rencananya setelah pulang ke Indonesia dia akan berdakwah," jelasnya.

Selain mengamankan Syahrul, pihak keamanan juga mengamankan dua tas ransel warna hitam dan merah, paspor. Sementara itu ketiga temannya masih diamankan di Bandara Kualanmu. "Kita juga mengamankan dua tas milik Syahrul, ketiga temannya masih di bandara," ujar Harven.

Sementara itu Syahrul jika dia terbang ke Malaysia mau transit ke Bangladesh. "Aku ke Malaysia mau transit ke Bangladesh ikut pertemuan Islam seluruh dunia yang dilaksanakan setiap tahun. Aku tidak masuk organisasi apapun, pertemuan itu bebas diikuti siapapun yang merasa agama Islam," akunya.

Syahrul pun mengakui jika saat dirinya memasukkan tas ransel miliknya ke Bagage Handling System (BHS) tiba-tiba alatnya berbunyi. "Aku latah, saat tas ranselku dimasukkan tiba - tiba bunyi dengan latahnya aku bilang bom. Tadi aku dilarang sama petugasnya, aku juga sudah minta maaf. Tadi dini hari pukul 3 aku dan ketiga temanku sampai di bandara, kami tidur di bandara," jelasnya.(walsa)
Sebarkan:

Baca Lainnya

Komentar