Banjir yang merendam ribuan rumah di Kota Binjai, tidak hanya merusak rumah puluhan warga yang terbawa arus. Namun infrastruk umum seperti jembatan juga mengalami kerusakan hingga terputus akibat gerusan air yang cukup deras.
Dua jembatan yang terputus ini terletak di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Pahlawan, Binjai Kota dan Diponegoro, Kelurahan Mencirim, Binjai Timur. Ini menimbulkan akses warga untuk melintas terhambat. Sehingga warga harus memutar arah dan menempuh jarak cukup jauh untuk sampai tujuan mereka. "Ambruk yang terjadi jelang malam hari gitu bang," sebut Rudi, warga disana.
Terlebih di jembatan di Jalan Diponegoro, Kelurahan Menciri, Binjai Timur misalnya. Jembatan ini merupakan akses untuk menghubungkan dua kecamatan yakni Kecamatan Binjai Timur dan Binjai Selatan. Akibat terjangan air banjir yang cukup deras. Jembatan ini terputus pada bagian pangkal sambungan darat ke titi jembatan. "Ya, kami minta segera diperbaikilah bang. Karena kami sulit melintas dan harus memutar arah yang cukup jauh gara-gara ambruk ini," sambung Erwin.
Abrasi yang terjadi membuat 5 meter dan panjang 11 meter tanah mengalami ambruk. Sehingga warga tidak bisa melintas. Beberapa wargapun memasang plang telah terjadi kerusakan jembatan dippersimpangan Kecamatan Binjai Selatan dan Binjai Timur.
Sedangkan untuk jembatan Kelurahan Pahlawan Binjai Kota. Juga mengalami pengikisan dibagian pondasi jembatan. Hal ini berdampak jembatan rawan dilalui kendaraan sehingga jalur dialihkan ke jalan Jenderal Sudirman, Binjai Kota, yang tadinya satu arah, kembali dijadikan jalur dua arah.
Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ir H Nanang Eka Sumantri, yang langsung turun meninjau lokasi mengakui. Kalau kedua jembatan akan segera mengalami perbaikan. Karena masih ada dana perawatan untuk memperbaiki jembatan yang rusak akibat abrasi terjangan air banjir.
Untuk memperbaikinya papar dia, sore ini pihak Dinas PU akan menurunkan alat berat guna melakukan penimbunan jembatan yang ambruk terkena abrasi ini agar dapat segera dilintasi masyarakat. "Selain melakukan penimbunan. Kita juga akan melakukan perbaikan dan membutuhkan waktu sebulan agar bisa pulih kembali seperti semula," tegas Kadis PU. (hendra)
Abrasi yang terjadi membuat 5 meter dan panjang 11 meter tanah mengalami ambruk. Sehingga warga tidak bisa melintas. Beberapa wargapun memasang plang telah terjadi kerusakan jembatan dippersimpangan Kecamatan Binjai Selatan dan Binjai Timur.
Sedangkan untuk jembatan Kelurahan Pahlawan Binjai Kota. Juga mengalami pengikisan dibagian pondasi jembatan. Hal ini berdampak jembatan rawan dilalui kendaraan sehingga jalur dialihkan ke jalan Jenderal Sudirman, Binjai Kota, yang tadinya satu arah, kembali dijadikan jalur dua arah.
Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ir H Nanang Eka Sumantri, yang langsung turun meninjau lokasi mengakui. Kalau kedua jembatan akan segera mengalami perbaikan. Karena masih ada dana perawatan untuk memperbaiki jembatan yang rusak akibat abrasi terjangan air banjir.
Untuk memperbaikinya papar dia, sore ini pihak Dinas PU akan menurunkan alat berat guna melakukan penimbunan jembatan yang ambruk terkena abrasi ini agar dapat segera dilintasi masyarakat. "Selain melakukan penimbunan. Kita juga akan melakukan perbaikan dan membutuhkan waktu sebulan agar bisa pulih kembali seperti semula," tegas Kadis PU. (hendra)