Disnaker Binjai: Awal 2016, 2 Karyawan Binjai Di-PHK

Sebarkan:
IMG-20160225-01829

Buruh memprediksi akan terjadi Pemutusan Hari Kerja (PHK) besar – besaran di Sumatera Utara pada pertengahan bulan Juni tahun 2016 ini. Hal ini disebabkan faktor ekonomi seiring berlakunya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dimana pemodal, pekerja dan barang jasa dari negara – negara ASEAN bebas masuk ke Indonesia.

Di Binjai, sejak awal tahun 2016 hingga saat ini, tercatat ada 2 karyawan yang telah di PHK dengan alasan pengurangan pegawai.

Kasi Perselisihan Hubungan Kerja Dinas Tenaga Kerja Kota Binjai, Marlise Sirait S.Sos mengatakan, kedua karyawan yang telah di PHK dalam tahun 2016 yakni Irmawati Nasution (34), warga jalan Kemuning, Lingkungan IV, Kelurahan Jati Karya, yang bertugas sebagai kasir di SPBU 14.207.1127 jalan T. Amir Hamzah, Kecamatan Binjai Utara dengan gaji Rp 2.045.000 perbulannya dan Suryadi (53) warga jalan Sumatera, Kelurahan Damai yang bekerja sebagai Supervesor di SPBU 14.207.1127 jalan T. Amir Hamzah, Kecamatan Binjai Utara dengan gaji Rp 2.145.000.

"Kalau untuk saat ini, awal tahun 2016, dari data Disnaker Binjai hanya baru 2 orang karyawan yang di PHK, keduanya bekerja ditempat yang sama dengan alasan pengurangan pegawai," jelasnya saat di temui di kantornya, jalan Printis Kemerdekaan, Kecamatan Binjai Utara, Kamis (25/2/16).

Ketika ditanyai apakah kedua karyawan yang di PHK tersebut telah mendapatkan haknya dan tunjangan, Marlise mengatakan, saat melaporkan ke Dinas Ketenagakerjaan, kedua karyawan tersebut belum diberikan hak dan tunjangannya.

"Hingga kini belum ada hak dan tunjangan yang diterima kedua karyawan tersebut. Pihak Disnaker juga telah melakukan mediasi kepada kedua belah pihak, namun belum juga menemukan titik terang," ujarnya.
Hingga kini, lanjut dia, kasus ini masih ditangani di Pengadilan Negeri (PN) Medan, sebab dua karyawan tersebut melakukan gugatan terhadap perusahaan tersebut.

Sebelumnya, Sekretaris FSPMI Sumut Willy Agus Utomo pada Rabu (24/2) siang menerangkan jika dirinya memprediksi PHK besar – besaran akan terjadi pada pertengahan Juni 2016.

"Kasusnya masih di PN Medan, belum tau siapa yang menang, karena belum putusan," ungkapnya.
Sekretaris FSPMI Sumut Willy Agus Utomo pada Rabu (24/2) siang menerangkan jika dirinya memprediksi PHK besar – besaran akan terjadi pada pertengahan Juni 2016.

“Saya memprediksi PHk besar – besaran di Sumut prediksi saya terjadi pertengahan juni 2016 ini. Hal ini disebabkan faktor ekonomi seperti berlakunya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) , pemodal , pekerja dan barang jasa dari negara ASEAN akan bebas masuk ke Indonesia,” terang Willy.

Dengan bebas masuknya pemodal, pekerja, dan barang jasa dari negara – negara ASEAN ke Indonesia menurut Willy, akan mengakibatkan banyak perusahaan lokal tutup.

“Dengan banyaknya perusahaan lokal tutup dan maka PHK pada buruh lokal juga terjadi , belum lagi paket kebijakan ekonomi kita yang melemahkan dunia usaha dan pekerja dalam negri , ini musibah buruk bagi buruh dan pengusaha kita,” tegasnya.

Lanjut Willy jika pada Januari sampai Februari , FSPMI Sumut mencatat kurang lebih 500 buruh di PHK. “Januari sampai Februari saja FSPMI Sumut mencatat dan melihat langsung tercatat kurang lebih 500 buruh di PHK terbanyak dari Deliserdang dan Medan,” ujarnya.

Dirinya pun berharap agar pemerintah daerah, bupati dan walikota diwilayah industri peka dan jangan anggap sepele ancaman phk ini. “Segera buat perda terkait MEA, ada batasan untuk melindungi pengusaha dan pekerja lokal. Segera data perusahaan yang sedang lesu operasionalnya dan berikan bantuan solusi,” jelas Willy.

Ditanya berapa jumlah buruh yang di PHK pada pertengahan Juni, Willy memprediksi jumlahnya bisa mencapai angka seribuan. “Prediksi saya bisa diangka seribuan lah. Kalau memang negara ASEAN sudah mulai gencar masuk maka bisa diatas dua ribuan. Bidang industri yang akan paling banyak melakukan PHK yaitu industri padat karya seperti tekstil, sepatu, elektronik, perkayuan perusahaan suku cadang motor dan mobil dan lainnya,” ungkap Willy.(hendra)
Sebarkan:

Baca Lainnya

Komentar