Seorang tahanan polisi Sektor Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Frans Nero Sinaga (31), warga Jalan Viyata Yudha, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari ditemukan tewas di sel tahanan dengan kondisi yang mengenaskan dengan luka disekujur tubuhnya.
Merasa curiga dengan kondisi korban, keluarga memutuskan untuk melakukan otopsi untuk mencari penyebab pasti kematian korban.
Sampai saat ini belum diketahui pasti penyebab utama kematian korban. Namun diduga korban meninggal akibat aksi bunuh diri dengan cara mengantukan kepala ke tembok sel tahanan Mapolsek Siantar Barat, Kota Pematangsiantar.
Istri korban, Tutri Mei Pane mengatakan, saat dirinya menjenguk korban, Senin (22/2/16), kondisi korban masih sehat dan tanpa ada mengalami luka-luka.
Merasa curiga dengan kondisi korban, keluarga memutuskan untuk melakukan otopsi untuk mencari penyebab pasti kematian korban.
Sampai saat ini belum diketahui pasti penyebab utama kematian korban. Namun diduga korban meninggal akibat aksi bunuh diri dengan cara mengantukan kepala ke tembok sel tahanan Mapolsek Siantar Barat, Kota Pematangsiantar.
Istri korban, Tutri Mei Pane mengatakan, saat dirinya menjenguk korban, Senin (22/2/16), kondisi korban masih sehat dan tanpa ada mengalami luka-luka.
"Waktu saya menjenguk, kondisinya masih bagus dan sehat, tidak ada luka ditubuhnya sedikitpun, bahkan, korban juga tidak ada mengeluh apa pun, tadi pagi masih baik-baik saja, luka dikepalanya juga tak sebesar itu. Tak ada luka dibagian dadanya" jelasnya, Selasa (23/2/16).
Kapolres Siantar, AKBP Dodi Darjanto yang datang kelokasi kejadian bersama tim forensik segera melakukan olah TKP, dan kuat dugaan, korban tewas akibat bunuh diri.
Sebelumnya diberitakan, Senin (15/2/16), Frans dipergoki hendak mencuri sebuah tablet merek Samsung dari sebuah rumah di Jalan Senam, Kelurahan Banjar, Siantar Barat. Pemilik rumah Ningsih (25) dibantu warga pun menyerahkannya ke Mapolsek Siantar Barat.
Hanya saja, Frans membantah dan menyatakan kedatangannya ke rumah itu untuk mencari seorang notaris untuk mengurus surat-surat tanahnya.
Namun ketika ditanyakan siapa nama notaris yang dicarinya, Frans terdiam dan beberapa saat kemudian dengan terbata-bata dia menyebut yang dicarinya MH Saragih.(hendra)
Kapolres Siantar, AKBP Dodi Darjanto yang datang kelokasi kejadian bersama tim forensik segera melakukan olah TKP, dan kuat dugaan, korban tewas akibat bunuh diri.
Sebelumnya diberitakan, Senin (15/2/16), Frans dipergoki hendak mencuri sebuah tablet merek Samsung dari sebuah rumah di Jalan Senam, Kelurahan Banjar, Siantar Barat. Pemilik rumah Ningsih (25) dibantu warga pun menyerahkannya ke Mapolsek Siantar Barat.
Hanya saja, Frans membantah dan menyatakan kedatangannya ke rumah itu untuk mencari seorang notaris untuk mengurus surat-surat tanahnya.
Namun ketika ditanyakan siapa nama notaris yang dicarinya, Frans terdiam dan beberapa saat kemudian dengan terbata-bata dia menyebut yang dicarinya MH Saragih.(hendra)