Dandim 0209/LB, Letkol Inf Berkim Sitompul, memerintahkan personel Babinsa dari Koramil Tanjung Medan, untuk membantu masyarakat melakukan pemadaman atas kebakaran lahan kebun sawit di Dusun Ranto Kapal, Desa Tanjung Medan, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel).
Kebakaran lahan kebun sawit itu, terjadi, Senin (29/2) pukul 18.15 Wib, dan kobaran api baru dapat dipadamkan dengan cepat pukul 23.35 Wib, kata Dandim 0209/LB Letkol Inf Berkim Sitompul saat dihubungi, Selasa (1/3).
Dikatakan Dandim, atas musibah kebakaran itu pihaknya memerintahkan Danramil Tanjung Medan serta prajurit Babinsa yang berada di sana untuk turut serta membantu memadamkan api bersama dengan masyarakat sekitar.
Dijelaskan, diperkirakan sekitar 17 hektar lahan kebun kelapa sawit yang terbakar di Dusun Ranto Kapal itu. Dari 17 hektar lahan itu, 14 hektar di antaranya milik warga bernama dr Hadi Sutrisno, 1 hektar milik Marhadin dan 2 hektar milik Zainal.
“Itu hasil pendataan yang kita lakukan dilapangan, total yang terbakar ada sekitar 17 hektar kepunyaan tiga orang warga,” ujarnya.
Dandim mengatakan, sumber api dalam peristiwa kebakaran diduga berasal dari salah satu lahan milik masyarakat. Menurutnya, peristiwa kebakaran lahan itupun diduga dilakukan dengan sengaja oleh seseorang yang bermaksud membersihkan lalang dan semak belukar.
Namun dalam hal ini, pihaknya akan terus bekerjasama dengan pihak Polres Labuhanbatu untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kasus itu.
“Dugaannya seperti itu, maka kita akan membantu pihak kepolisian menyelidiki kasus kebakaran lahan ini,” ujarnya.
Kepada masyarakat, Dandim mengingatkan untuk tidak membakar lahan kebun milik pribadi maupun milik perusahaan. Sebab katanya, pembakaran lahan yang tidak terkendalikan akan dapat menimbulkan kabut asap yang tentu menjadi efek buruk terhadap kesehatan masyarakat.(rel/bb)
“Itu hasil pendataan yang kita lakukan dilapangan, total yang terbakar ada sekitar 17 hektar kepunyaan tiga orang warga,” ujarnya.
Dandim mengatakan, sumber api dalam peristiwa kebakaran diduga berasal dari salah satu lahan milik masyarakat. Menurutnya, peristiwa kebakaran lahan itupun diduga dilakukan dengan sengaja oleh seseorang yang bermaksud membersihkan lalang dan semak belukar.
Namun dalam hal ini, pihaknya akan terus bekerjasama dengan pihak Polres Labuhanbatu untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kasus itu.
“Dugaannya seperti itu, maka kita akan membantu pihak kepolisian menyelidiki kasus kebakaran lahan ini,” ujarnya.
Kepada masyarakat, Dandim mengingatkan untuk tidak membakar lahan kebun milik pribadi maupun milik perusahaan. Sebab katanya, pembakaran lahan yang tidak terkendalikan akan dapat menimbulkan kabut asap yang tentu menjadi efek buruk terhadap kesehatan masyarakat.(rel/bb)