[caption id="attachment_49018" align="aligncenter" width="640"]
Pemblokiran warga Jalan lintas Binjai-Kuala[/caption]
Emosi warga Dusun II, Kel Bela Rakyat, Kec Kuala, Langkat, tak tertahankan lagi. Siang tadi (12/3/2016) sekitar pukul 11.00 wib, mereka memblokir akses jalan lintas penghubung Kota Binjai - Kuala Langkat.
Aksi yang dilakukan sekitar 30-an orang itu, disulut kemarahan salah seorang warga bernama Giat. Sebab, kaca rumahnya pecah akibat lemparan batu yang terpental dari jalan raya.
Emosi warga Dusun II, Kel Bela Rakyat, Kec Kuala, Langkat, tak tertahankan lagi. Siang tadi (12/3/2016) sekitar pukul 11.00 wib, mereka memblokir akses jalan lintas penghubung Kota Binjai - Kuala Langkat.
Aksi yang dilakukan sekitar 30-an orang itu, disulut kemarahan salah seorang warga bernama Giat. Sebab, kaca rumahnya pecah akibat lemparan batu yang terpental dari jalan raya.
Batu terpental itu lantaran dilindas ban dump truk yang hilir mudik mengangkut galian c.
Secara spontan tanpa dikomandoi, Giat memulai pemblokiran jalan. Lalu, aksinya langsung disusul kerabat serta para tetangga. Mereka ramai-ramai meletakkan drum dan bam bekas, serta batang pohon di tengah jalan.
Dalam tuntutannya, massa warga mendesak agar pemerintah segera melakukan perbaikan atas jalan tersebut. Apalagi, kerusakan berat sudah terjadi bertahun-tahun.
Setelah dilobbi oleh muspika setempat, sebagian jalan pun akhirnya dibebaskan dari pemblokiran sekitar pukul 14.00 wib. Rencananya, massa akan mendatangi kantor camat guna menanyakan persoalan itu pada Senin (14/3/2016) mendatang.
Sekedar untuk diketahui, jalan lintas Binjai - Kuala Langkat ini adalah tanggungjawab dari Pemprovsu karena berstatus jalan provinsi.
Kerusakan jalan yang telah lama terjadi di sana, diperparah lagi oleh ratusan dump truk pembawa galian c yang saban hari melintas.(ist)
Secara spontan tanpa dikomandoi, Giat memulai pemblokiran jalan. Lalu, aksinya langsung disusul kerabat serta para tetangga. Mereka ramai-ramai meletakkan drum dan bam bekas, serta batang pohon di tengah jalan.
Dalam tuntutannya, massa warga mendesak agar pemerintah segera melakukan perbaikan atas jalan tersebut. Apalagi, kerusakan berat sudah terjadi bertahun-tahun.
Setelah dilobbi oleh muspika setempat, sebagian jalan pun akhirnya dibebaskan dari pemblokiran sekitar pukul 14.00 wib. Rencananya, massa akan mendatangi kantor camat guna menanyakan persoalan itu pada Senin (14/3/2016) mendatang.
Sekedar untuk diketahui, jalan lintas Binjai - Kuala Langkat ini adalah tanggungjawab dari Pemprovsu karena berstatus jalan provinsi.
Kerusakan jalan yang telah lama terjadi di sana, diperparah lagi oleh ratusan dump truk pembawa galian c yang saban hari melintas.(ist)