Musim Kemarau, Sampah di Anak Sungai ini Menumpuk

Sebarkan:
[caption id="attachment_49120" align="aligncenter" width="720"]Sampah di aliran anak sungai ini menumpuk Sampah di aliran anak sungai ini menumpuk[/caption]

Musim kemarau ternyata mempengaruhi meningkatnya volume sampah yang mengalir dialiran anak sungai di sejumlah Kota Binjai.

Salah satunya tumpukan sampah terlihat dialiran anak sungai Bangkatan di jalan Bandung, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai ini misalnya. Tumpukan sampah begitu menumpuk, bahkan hampir menutupi badan sungai.

Seorang warga sekitar, Wardika mengatakan, setiap harinya sampah menumpuk pada tiap-tiap aliran anak sungai yang berada di pemukiman masyarakat. Tumpukan sampah banyak terlihat pada drainase aliran tiga anak sungai yang ada di Kota Binjai.
"Pada musim kemarau, aliran anak sungai kering, sehingga membuat sampah-sampah terus mengalir dan tertumpuk di drainase aliran anak sungai," terang Wardika, Selasa (15/3/16).

Tumpukan sampah tersebut, kata Wardika, sudah di rasakan warga sejak satu tahun terakhir. Akibatnya, polusi udara di lingkungan warga sekitar yang tinggal di bantaran sungai terganggu dan tidak sehat. Warga kerap kali mencium aroma busuk.

"Sudah satu tahun lebih kondisi anak sungai ini ditumpuki sampah, selain sampah yang dibawa arus sungai, warga sekitar yang tak perduli akan kebersihan lingkungan juga banyak yang membuang sampah disini," jelasnya.

Tak hanya itu, masih lanjut Wardika, pada musim penghujan tiba, pemukiman warga mengalami banjir akibat aliran sungai yang tertutup sampah, sehingga air tidak dapat mengalir.

"Kalau satu harian hujan, bisa-bisa kawasan disini banjira, air tak dapat mengalir karena tertutup sampah," ungkapnya kesal.

Warga berharap adanya perhatian pemerintah setempat terkait tumpukan sampah yang berada di wilayah mereka.

"Kami sangat berharap agar pemerintah Kota Binjai mengambil sikap, agar kondisi aliran sungai ini tidak dipenuhi sampah, dan air bisa mengalir," pintanya.(hendra)
Sebarkan:

Baca Lainnya

Komentar