Awas...! Pesawat Tabrak Burung Bisa Terjadi di Kualanamu

Sebarkan:
Sebab Tidak Memiliki Birds Strike

FB_IMG_1460171960290

Insiden pesawat menabrak burung seperti yang dialami pesawat milik maskapai Citilink nomor penerbangan QG 836, kemarin, bisa terjadi di Bandara Kualanamu. Sebab alat pengusir burung (birds strike), belum dimiliki bandara kebanggaan Sumut ini.

Seperti diketahui, pesawat yang hampir nahas itu, berangkat dari Bandara Soekarno - Hatta Cingkareng, Jakarta tujuan Batam transit Bandara Kualanamu dengan membawa 150 penumpang. Dalam kejadian itu mengakibatkan bagian depan pesawat mengalami kerusakan (robek) sehingga harus diperbaiki di Bandara Kualanamu.

Manajer humas Bandara Kualanamu Wisnu Budi Setianto pada Minggu (10/4) membenarkan jika Bandara Kualanamu belum memiki bird strike. "Bandara Kualanamu sampai hari ini belum mempunyai birds strike," aku Wisnu.
Ditanya apa langkah yang dilakukan PT AP II sebagai pengelola Bandara Kualanamu untuk mengantisipasi terjadinya insiden pesawat tabrak burung, Wisnu menjelaskan pihaknya akan melakukan pemotongan rumput pada malam hari. "Langkah yang dilakukan dalam mengantisipasi dan meminimalis gangguan burung melakukan pemotongan rumput dimalam hari dengan harapan gangguan burung dapat diantisipasi karena dimalam hari kegiatan penerbangan sudah tidak ada," jelas Wisnu.

Wisnu pun menegaskan jika birds strike dibutuhkan di Bandara Kualanamu sehingga pihaknya akan segera memasang alat tersebut. "Birds strike memang dibutuhkan di KNO, tentu kita akan segera memasang alat tersebut. Karena sebelumnya perlu dikaji secara mendalam dengan lembaga yang ahli dibidangnya untuk mencari tahu persisnya alat yg dibutuhkan sehingga ketika nantinya dipasang alat tersebut berfungsi dan efektif untuk mengusir burung di KNO," tegas Wisnu.

Dirinya pun berharap agar insiden yang dialami maskapai Citilink tersebut tidak terjadi di Bandara Kualanamu. "Kita berharap agar insiden Citilink yang menabrak burung yang terjadi beberapa hari yang lalu tidak terjadi di Bandara Kualanamu," harap Wisnu.

Sementara infomasi diperoleh jika pesawat Citilink yang menabrak burung masih di Bandara Kualanamu untuk perbaikan. Station manajer Citilink di Bandara Kualanamu Dedi yang dikonfirmasi terkait insiden pesawat Citilink menabrak burung. Dirinya hanya menerangkan jika pesawat masih di Bandara Kualanamu. "Pesawat masih di KNO, ke pusat saja, kurang tau kita. Ke pusat saja langsung," ujar Dedi singkat. (Walsa)
Sebarkan:

Baca Lainnya

Komentar