[caption id="attachment_50024" align="aligncenter" width="468"]
Ilustrasi[/caption]
Musim kemarau tidak selalu indentik dengan kesusahan bagi petani, sejumlah petani kacang hijau di Langkat meraup untung saat panen kacang dengan harga jual yang tinggi.
Sejumlah petani di Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara memutuskan untuk memilih menanam kacang hijau. Diperkirakan musim kemarau pada tahun ini akan lama.
Tanaman kacang hijau salah satu tanaman pilihan bagi petani saat bulan kemarau tiba. Tanaman kacang hijau ini terbilang tidak repot mengurusnya dan hanya berusia tiga bulan tanam dapat dipanen.
Ditambah lagi tanaman ini tahan terhadap cuaca panas (kemarau), tanaman ini tidak banyak memerlukan serapan air ataupun perawatan yang extra sehingga petani lebih memilih untuk menanam kacang hijau disaat musim kemarau.
Musim kemarau tidak selalu indentik dengan kesusahan bagi petani, sejumlah petani kacang hijau di Langkat meraup untung saat panen kacang dengan harga jual yang tinggi.
Sejumlah petani di Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara memutuskan untuk memilih menanam kacang hijau. Diperkirakan musim kemarau pada tahun ini akan lama.
Tanaman kacang hijau salah satu tanaman pilihan bagi petani saat bulan kemarau tiba. Tanaman kacang hijau ini terbilang tidak repot mengurusnya dan hanya berusia tiga bulan tanam dapat dipanen.
Ditambah lagi tanaman ini tahan terhadap cuaca panas (kemarau), tanaman ini tidak banyak memerlukan serapan air ataupun perawatan yang extra sehingga petani lebih memilih untuk menanam kacang hijau disaat musim kemarau.
Satu hektar lahan perkebunan dapat menghasilkan dua atau tiga ton kacang hijau. Apa lagi harga perkilo kacang hijau saat ini tinggi, sekitar Rp 15.000 perkilonya, membuat sejumlah petani yang beralih menanam kacang hijau dapat meraup untung berlipat ganda.
Salah satunya Marmen, selama ini dirinya bercocok tanam sayuran dan lain sebagainya yang membutuhkan banyak serapan air, namun saat musim kemarau dirinya beralih untuk menanam kacang hijau. Hal ini merupakan berkah tersendiri baginya, sebab panen kacang kali ini hasilnya juga sangat baik dan harga jualnya sangat tinggi.
"Petani di desa ini rutin menanam kacang hijau di saat musim kemarau tiba, karena komoditi tersebut tahan terhadap cuaca, tahan kurang air," jelasnya, Selasa (05/04/16).
Teknis penanman kacang hijau ini, lanjutnya hanya sekali memerlukan air, pada saat awal penanaman sampai menunggu masa panen. Sehabis itu hanya penyemprotan daun agar terhindar dari serangan hama.
Setelah berumur tiga bulan, masih katanya, kacang hijau siap dipanen, setelah dipanen, kacang hijau lalu di jemur beberapa jam, sudah kering dengan cara manual petani memukul kulit kacang hijau yang masih berkulit hingga kacang terlepas dari kulit.
"Kalau sudah terlepas dari kulitnya, kacang sudah siap untuk di jual dipasaran. Kalau sekarang harganya lumayan tinggi, petani dapat untung lumayan," ujarnya.(hendra)
Salah satunya Marmen, selama ini dirinya bercocok tanam sayuran dan lain sebagainya yang membutuhkan banyak serapan air, namun saat musim kemarau dirinya beralih untuk menanam kacang hijau. Hal ini merupakan berkah tersendiri baginya, sebab panen kacang kali ini hasilnya juga sangat baik dan harga jualnya sangat tinggi.
"Petani di desa ini rutin menanam kacang hijau di saat musim kemarau tiba, karena komoditi tersebut tahan terhadap cuaca, tahan kurang air," jelasnya, Selasa (05/04/16).
Teknis penanman kacang hijau ini, lanjutnya hanya sekali memerlukan air, pada saat awal penanaman sampai menunggu masa panen. Sehabis itu hanya penyemprotan daun agar terhindar dari serangan hama.
Setelah berumur tiga bulan, masih katanya, kacang hijau siap dipanen, setelah dipanen, kacang hijau lalu di jemur beberapa jam, sudah kering dengan cara manual petani memukul kulit kacang hijau yang masih berkulit hingga kacang terlepas dari kulit.
"Kalau sudah terlepas dari kulitnya, kacang sudah siap untuk di jual dipasaran. Kalau sekarang harganya lumayan tinggi, petani dapat untung lumayan," ujarnya.(hendra)