[caption id="attachment_50018" align="aligncenter" width="478"]
Ilustrasi Satpol PP[/caption]
Puluhan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) outsourcing yang berada di naungan PT Delta Multi Mandiri (DMM), sudah sejak tiga bulan terakhir, tepatnya sejak Januari 2016 hingga Maret 2016 belum mendapatkan gaji.
Padahal seharusnya pada awal setiap bulannya puluhan petugas Sat Pol PP outsourcing yang bertugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang itu sudah menerima gaji.
Menurut salah seorang petugas Sat Pol PP ousourcing di bawah naungan PT DMM, pada Senin (4/4) sore mengatakan, mereka terakhir gajian bulan Januari 2016, tepatnya untuk gaji bulan Desember 2015 lalu.
Namun tanpa ada alasan yang pasti dari pihak perusahaan, para petugas Sat Pol PP outsourcing ini tidak menerima gaji lagi. "Kami sudah tidak gajian selama 3 bulan. Biasanya kami gajian diawal bulan, tapi kadang juga pertengahan bulan,” tegas sumber.
Puluhan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) outsourcing yang berada di naungan PT Delta Multi Mandiri (DMM), sudah sejak tiga bulan terakhir, tepatnya sejak Januari 2016 hingga Maret 2016 belum mendapatkan gaji.
Padahal seharusnya pada awal setiap bulannya puluhan petugas Sat Pol PP outsourcing yang bertugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang itu sudah menerima gaji.
Menurut salah seorang petugas Sat Pol PP ousourcing di bawah naungan PT DMM, pada Senin (4/4) sore mengatakan, mereka terakhir gajian bulan Januari 2016, tepatnya untuk gaji bulan Desember 2015 lalu.
Namun tanpa ada alasan yang pasti dari pihak perusahaan, para petugas Sat Pol PP outsourcing ini tidak menerima gaji lagi. "Kami sudah tidak gajian selama 3 bulan. Biasanya kami gajian diawal bulan, tapi kadang juga pertengahan bulan,” tegas sumber.
Dirinya juga mengakui jika mereka sudah menanyakan hal itu ke pihak perusahaan. Namun manajemen hanya meminta agar para pekerja ini bersabar karena mereka masih mengusahakannya.
"Kami ada 50 orang yang bekerja dibawah naungan PT DMM. Kami sudah menanyakan ke pihak perusahaan mengapa belum gajian, tapi tidak ada alasan dari pihak perusahaan. Pihak perusahaan hanya bilang mengusahakan, dari informasinya kalau kami gajian kalau tidak Kamis atau Jumat. Kalau gaji kami ada Rp 1.950.000 yang sudah masuk BPJS, kalau belum masuk BPJS gajinya Rp 2.015.000. Karena gak gajian kami terpaksa hutang sana – sini, apalagi kalau sudah berkeluarga makin susah dan peninglah,” ujarnya.
Sementara itu salah seorang petugas PNS Sat Pol PP mengaku prihatin dengan kondisi petugas Sat Pol PP outsourcing yang belum gajian itu.
”kasihan jugalah lihat mereka belum gajian. Apalagi kalau sudah berkeluarga dan punya anak, pasti makin susah. Pasti hutang sana sinilah. Itupun kalau ada yang ngasih hutang. Buka lobang tutup lobanglah,” lirihnya.
Plt Kasat Pol PP Syafrullah mengungkapkan, dirinya tidak mengetahui jika petugas Sat Pol PP outsourcing yang ada di bawah naungan PT DMM belum menerima gaji selama tiga bulan. "Tidak tau, sepertinya sudah aku tekenlah saat pertama masuk. Soalnya begitu aku jadi Plt itu yang pertama aku lihat. Inilah mau aku cek dulu,” tegasnya. (Walsa)
"Kami ada 50 orang yang bekerja dibawah naungan PT DMM. Kami sudah menanyakan ke pihak perusahaan mengapa belum gajian, tapi tidak ada alasan dari pihak perusahaan. Pihak perusahaan hanya bilang mengusahakan, dari informasinya kalau kami gajian kalau tidak Kamis atau Jumat. Kalau gaji kami ada Rp 1.950.000 yang sudah masuk BPJS, kalau belum masuk BPJS gajinya Rp 2.015.000. Karena gak gajian kami terpaksa hutang sana – sini, apalagi kalau sudah berkeluarga makin susah dan peninglah,” ujarnya.
Sementara itu salah seorang petugas PNS Sat Pol PP mengaku prihatin dengan kondisi petugas Sat Pol PP outsourcing yang belum gajian itu.
”kasihan jugalah lihat mereka belum gajian. Apalagi kalau sudah berkeluarga dan punya anak, pasti makin susah. Pasti hutang sana sinilah. Itupun kalau ada yang ngasih hutang. Buka lobang tutup lobanglah,” lirihnya.
Plt Kasat Pol PP Syafrullah mengungkapkan, dirinya tidak mengetahui jika petugas Sat Pol PP outsourcing yang ada di bawah naungan PT DMM belum menerima gaji selama tiga bulan. "Tidak tau, sepertinya sudah aku tekenlah saat pertama masuk. Soalnya begitu aku jadi Plt itu yang pertama aku lihat. Inilah mau aku cek dulu,” tegasnya. (Walsa)