Bangunan Rusak Akibat Puting Beliung Bertambah

Sebarkan:
[caption id="attachment_53276" align="aligncenter" width="768"]Sebagian rumah yang rusak dihantam puting beliung di Binjai Sebagian rumah yang rusak dihantam puting beliung di Binjai[/caption]

Jumlah bangunan rusak di Kota Binjai, menyusul hujan deras disertai angin kencang dan petir yang melanda wilayah itu, Sabtu (28/5/16) malam lalu, saat ini bertambah menjadi 53 unit.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai, M Yusrizal, saat diwawancara wartawan, Senin (30/5/16), seluruh bangunan rusak terdiri dari 52 rumah dan satu sekolah.

"Bangunan yang rusak itu, tersebar pada enam kelurahan di empat kecamatan. Sebagian besarnya itu mengalami rusak ringan," terangnya.
Rinciannya itu, 35 rumah di Kelurahan Payaroba, Kecamatan Binjai Barat, sembilan rumah di Kelurahan Cengkeh Turi, tiga rumah di Kelurahan Kebun Lada, satu rumah dan satu sekolah di Kelurahan Damai, Kecamatan Binjai Utara, tiga rumah di Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, serta satu rumah di Kelurahan Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan.

"Dari data itu, Kelurahan Payaroba menjadi wilayah terdampak bencana paling buruk. Sebab ada tiga rumah di Lingkungan V dan VI, yang rusak berat," katanya.

Beruntung menurut Yusrizal, tidak ada laporan mengenai korban jiwa, ataupun penambahan jumlah korban luka. Dia juga enggan merincikan jumlah kerugian akibat bencana itu.

Mengenai bantuan untuk para korban puting beliung, diakuinya, BPBD Kota Binjai sudah mendistribusikan bantuan dalam bentuk jaminan hidup (jamdup), berupa makanan instan.

Sedangkan mengenai bantuan material bangunan, Yusrizal mengaku, sudah mengusulkan hal itu kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sumatera Utara, dan BNPB Pusat.

"Mudah-mudahan saja, pengadaan bantuan tambahan yang kita usulkan ke BNPB Provinsi dan Pusat, bisa segera terealisasi. Sehingga bisa membantu meringankan beban para korban," ujarnya.(hendra)
Sebarkan:

Baca Lainnya

Komentar