Damkar Masih Terus Lakukan Penyiraman

Pasca kebakaran pasar Tavip yang menghanguskan ratusan kios, hingga kini tim Damkar dari Pemerintah Kota Binjai masih terus melakukan penyiraman untuk pendinginan terhadap ratusan kios yang terbakar, Senin (9/5/16).
Kepala BPBD Kota Binjai, Yusrizal mengatakan, sejak padamnya kobaran api yang menghanguskan ratusan kios di pasar Tavip, tim Damkar masih terus melakukan pendinginan dengan cara menyiram seluruh puing-puing sisa kebakaran.
Pasca kebakaran pasar Tavip yang menghanguskan ratusan kios, hingga kini tim Damkar dari Pemerintah Kota Binjai masih terus melakukan penyiraman untuk pendinginan terhadap ratusan kios yang terbakar, Senin (9/5/16).
Kepala BPBD Kota Binjai, Yusrizal mengatakan, sejak padamnya kobaran api yang menghanguskan ratusan kios di pasar Tavip, tim Damkar masih terus melakukan pendinginan dengan cara menyiram seluruh puing-puing sisa kebakaran.
"Dari tadi malam hingga sekarang tim Damkar tak ada istirahat, masih terus melakukan pendinginan, sebab kita takut kalau tidak dilakukan pendinginan bisa kembali terbakar lagi," jelasnya, Senin (8/5/16).
Dikatakannya, dari data terkini yang berhasil didapat pihak Damkar, ada 500 kios permanen yang hangus terbakar dan 600 lapak lesehan dengan total kerugian mencapai 40 miliar.
"Data terkini yang kami dapat, ada 500 kios yang terbakar dan 600 lapak lesehan. Akibat kebakaran ini diperkirakan kerugian mencapai 40 miliar, itu dihitung dari rata-rata," ujarnya.
Pantauan dari lokasi, terlihat tim Damkar masih melakukan penyemprotan untuk melakukan pendinginan. Selain itu, pihak PLN Kota Binjai juga masih melakukan pemutusan kabel listrik di seputaran kios.
Sementara, lokasi pintu masuk pajak menuju ratusan kios yang terbakar telah dipasang garis police line agar masyarakat tak dapat masuk ke lokasi.
Untuk sementara, seluruh pedagang dilarang masuk kelokasi karena didalam lokasi masih terdapat kobaran api kecil.(hendra)
Dikatakannya, dari data terkini yang berhasil didapat pihak Damkar, ada 500 kios permanen yang hangus terbakar dan 600 lapak lesehan dengan total kerugian mencapai 40 miliar.
"Data terkini yang kami dapat, ada 500 kios yang terbakar dan 600 lapak lesehan. Akibat kebakaran ini diperkirakan kerugian mencapai 40 miliar, itu dihitung dari rata-rata," ujarnya.
Pantauan dari lokasi, terlihat tim Damkar masih melakukan penyemprotan untuk melakukan pendinginan. Selain itu, pihak PLN Kota Binjai juga masih melakukan pemutusan kabel listrik di seputaran kios.
Sementara, lokasi pintu masuk pajak menuju ratusan kios yang terbakar telah dipasang garis police line agar masyarakat tak dapat masuk ke lokasi.
Untuk sementara, seluruh pedagang dilarang masuk kelokasi karena didalam lokasi masih terdapat kobaran api kecil.(hendra)