Masyarakat & Pemerintah Harus Tanggap Bahaya Laten Komunis

Sebarkan:
images-1

Terkait beredarnya rumor yang menyatakan dalam waktu dekat ini laten komunisme PKI akan merayakan ulang tahunnya ternyata mendapatkan tanggapan serius dari sejumlah tokoh masyarakat.

Seorang tokoh masyarakat Kota Binjai, Gito Affandi mengatakan, pergerakan PKI ini harus benar-benar diperhatikan baik itu dalam kegiatan besar, maupun kegiatan kecil.

"Ini jelas sangat mengancam Negara Indonesia, jangan sampai mereka masuk ke wilayah Binjai dan melakukan aksi serta kegiatan-kegiatan yang dapat merugikan kita sendiri," jelas Gito yang juga Ketua LSM BCW.
Dikatakannya, untuk mempersempit ruang lingkup pergerakan PKI ini, sebaiknya Pemko Binjai melalui Kesbangpolinmas harus bersinerji dan memantau seluruh organisasi-organisasi baru yang belum diketahui kejelasannya.

"Kesbangpolinmas ini sangat berperan penting untuk masalah ini. Pantau terus pergerakan organisasi baru yang mengatasnamakan pergerakan-pergerakan yang belum jelas latar belakangnya," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, pemerintah dan masyarakat harus saling membantu dan memberikan informasi terkait kegiatan-kegiatan yang mencuriga yang ada di wilayah dan tempat tinggalnya.

"Pemerintah dan masyarakat sangat perlu meningkatkan sinerjinya, saling tukar informasi tentang keadaan diwilayah mereka tinggal untuk mengantisipasi adanya kegiatan-kegiatan yang mencurigakan dari organisasi-organisasi tertentu," pungkasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, serangan yang dilakukan PKI bukan saja serangan fisik belaka, namun banyak serangan-serangan yang tanpa kita sadari telah membahayakan Negara Indonesia seperti mengubah UUD 1945 mengenai pasal Presiden mesti Pribumi Asli yang diganti dengan Presiden warga Negara Indonesia.

"Dari hal-hal seperti ini kita dapat menilai begitu bahayanya pergerakan mereka, tanpa kita sadari mereka telah masuk diseluruh pelosok untuk mengembangkan PKI," cetusnya.(hendra)
Sebarkan:

Baca Lainnya

Komentar