Wakil Ketua MPR RI Dr. (HC) Oesman Sapta menghimbau agar organisasi pemuda maupun elemen-elemen mahasiswa yang ada di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan, agar lebih kompak, kuat dan jangan mudah terpecah belah.
Menurutnya, saat ini begitu banyak intervensi terhadap negara Indonesia, yang berakibat masyarakat mudah diadudomba dan dipecahbelah.
"Pemuda dan mahasiwa harus kuat dan kompak, Jangan mudah terpecah belah. Saat ini kita sedang di intervensi," kata Oesman saat memberi kata sambutan pada acara 'Sosialisasi Empat Pilar MPR RI' di lapangan benteng, Medan, jumat (27/5/2016).
Oesman mengaku salut kepada pemuda di Sumut, makanya ia ingin menitip pesan kepada organisasi pemuda di Sumut, apabila hendak susun kepengurusan organissi, ada baiknya diperhatikan dasar '5 S'.
"Pertama Strategi, kedua Stuktur Organisasi yang benar, ketiga Skill (Keahlian), keempat Sistem, dan yang kelima Speed (Kecepatan)," ujar Oesman yang mengaku pernah menetap dan sekolah di Medan.
Ia juga menyampaikan sebuah organisasi itu sangat penting, terutama di Medan. Pemuda harus lebih semangat dalam memajukan sebuah organisasi.
"Di medan, organisasi ini sangat penting. Kita dilatih dengan komunikasi. Jangan pikir kita sebagai anggota DPR, MPR atau DPD, kita sudah pintar. Belum tentu. Bisa-bisa pemuda yang lebih pintar dari kita," ucapnya di sambut tepuk tangan.
Ia juga mendorong agar para mahasiswa dan pemuda agar lebih percaya diri dan jangan pernah menyerah dalam menghadapi kehidupan.
"Kepada para mahasiswa dan pemuda, jangan pernah menyerah dalam menghadapi kehidupan. Kesabaran harus kita tanamkan dalam diri kita. Jangan pernah menyerah, apalagi di racuni oleh nilai2 kebangsaan kita," tutur Oesman.
Acara kerjasama antara MPR RI, Kodam I/BB dan pemprovsu ini turut dihadiri Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, Pangdam I/BB Mayjend TNI Lowdewyk Pusung, Anggota DPD RI Dharmayanti Lubis dan Drs.Rijal Sirait, Dandim 02/01 BS Kolonel inf Maulana Ridwan, para personil TNI/Polri dan ratusan tamu dari organisasi pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat serta mahasiswa.(snd)
Ia juga menyampaikan sebuah organisasi itu sangat penting, terutama di Medan. Pemuda harus lebih semangat dalam memajukan sebuah organisasi.
"Di medan, organisasi ini sangat penting. Kita dilatih dengan komunikasi. Jangan pikir kita sebagai anggota DPR, MPR atau DPD, kita sudah pintar. Belum tentu. Bisa-bisa pemuda yang lebih pintar dari kita," ucapnya di sambut tepuk tangan.
Ia juga mendorong agar para mahasiswa dan pemuda agar lebih percaya diri dan jangan pernah menyerah dalam menghadapi kehidupan.
"Kepada para mahasiswa dan pemuda, jangan pernah menyerah dalam menghadapi kehidupan. Kesabaran harus kita tanamkan dalam diri kita. Jangan pernah menyerah, apalagi di racuni oleh nilai2 kebangsaan kita," tutur Oesman.
Acara kerjasama antara MPR RI, Kodam I/BB dan pemprovsu ini turut dihadiri Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, Pangdam I/BB Mayjend TNI Lowdewyk Pusung, Anggota DPD RI Dharmayanti Lubis dan Drs.Rijal Sirait, Dandim 02/01 BS Kolonel inf Maulana Ridwan, para personil TNI/Polri dan ratusan tamu dari organisasi pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat serta mahasiswa.(snd)