Petani Ini Dibacoki Penggarap PTPN 2

Sebarkan:
[caption id="attachment_52457" align="aligncenter" width="320"]Petani yang dibacoki penggarap PTPN 2 Petani yang dibacoki penggarap PTPN 2[/caption]

Persoalan tanah garapan di PTPN 2, Kecamatan Sei Mencirim, Kabupaten Langkat kembali memakan korban.

Pasangan suami istri yang juga petani penggarap, Sir Jhon Ginting alias Jhon (54) warga Desa pasar IV Namutrasi, Kecamatan Sei Bingai, Langkat dan istrinya Tukiyani (42), jadi korban pembacokan sekelompok orang saat sedang bertani, Rabu (18/5/16).

Kini, dengan luka tusukan di perut, kepala dan tangannya, Jhon kritis di rumah sakit Pirngadi, Medan.
Informasi dihimpun, awalnya Jhon dan istri berangkat dari rumah pergi ke tanah garapan yang sudah 6 tahun mereka kuasai.

Saat sedang asyik bertani, tiba-tiba sekitar 10 orang dengan membawa kelewang datang ke arah korban. Tanpa tanya, pelaku langsung membacoki Jhon hingga tersungkur.

Usai melukai korban, pelaku meninggalkan korban dengan bersimbah darah bersama istrinya. Beruntung istri korban tidak terluka dan meminta tolong.

Akhirnya Jhon pun dibawa ke RS Bangkatan Binjai untuk dirawat. Namun, karena luka serius yang dialaminya pihak rumah sakit merujuk ke RS Pirngadi, Medan.

Menurut istri korban, dari 10 orang yang membacok suaminya, dia kenal beberapa. "Ada Daut Ketaren, Jokor, Cok Gin, Unyil dan kawan-kawannya," kata Tukiyani.

Dijelaskannya, Jokor membacok di kepala suaminya. "Daut yang menikam perut suami saya dan Cok Gin menyabet paha suami saya pakai arit," ungkapnya.

Kapolsek Sei Bingai AKP L Pasaribu menyebutkan kasus tersebut masih diselidiki Polsek Sei Bingai. "Kami masih selidiki dan periksa saksi," ujar L Pasaribu.(hendra)
Sebarkan:

Baca Lainnya

Komentar