Si Jago Merah Mengamuk, Toserba Ini Ludes

Sebarkan:
IMG-20160530-WA003

Si jago merah kembali mengamuk. Kali ini sebuah toko serba ada (toserba) yang diganyang. Toko milik Andi (35) di Jalan MT Haryono, Kelurahan Damai, Kecamatan Binjai Utara, ludes dilalap, Senin (30/5/16) dinihari kemarin.

Kebakaran diketahui warga setelah api mulai membesar melalap isi toko. Kebakaran langsung membuat panik warga sekitar. Pasalnya toko tersebut berada di pemukiman padat penduduk.

Sejauh ini tidak diketahui pasti penyebab kebakaran yang melalap toko dan isinya ini. Sedikitnya lebih dari tiga mobil pemadam kebakaran milik BPBD Kota Binjai diturunkan untuk memadamkan api.

Tampak pemadam dibantu dengan warga sekitar mencoba menjinakkan api. Namun warga sempat kecewa karena, mobil damkar berkali-kali kehabisan air. "Mana pemadam lainnya, mobil ini kehabisan air," teriak warga.
Sementara itu, pemilik toko Andi mengatakan tidak mengetahui asal api tersebut. Saat kebakaran, ia langsung mengevakuasi barang-barangnya.

Namun tak banyak barang yang berhasil diselamatkannya. "Cuman ini (buku-buku dalam steling) lah yang bisa ku selamatkan," ucapnya.

Ia menduga api berasal dari rumah yang terletak di sebelah rumahnya. "Kalau asal api ngak tahu, cuman dari rumah sebelah," ucapnya.

Akibat kebarakan tersebut, ia terpaksa mengungsi ke rumah tetangga yang terletak didepan toserbanya. Selain menjadi tempat usaha, toserba tersebut menjadi tempat tinggal ia beserta istrinya.

Sedangakan warga sekitar menduga kebakaran tersebut terjadi akibat korsleting listrik dari ruang tegah toko tersebut. Sebab, sebelum kebaran senbat terjadi percikkan api dari arus listrik toserba tersebut. "Ku rasa korslet lah, tiba-tiba ada percikkan api. Saat itu api langsung membesar," ucap seorang warga.

Kapolres Binjai AKBP M Rendra Salipu Sik M Hum melalui Kanit Reskrim Iptu Rudi Lapian SH mengakui, pihaknya masih melakukan penyelidikan kebakaran. Untuk sementara berdasarkan keterangan dari saksi mata dan identifikasi. Api diduga akibat korseletin listrik.

"Kita masih terus dalami penyelidikan, sejauh ini tidak ada korban jiwa dan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah," tegas Kanit Reskrim.(hendra)
Sebarkan:
Komentar