Yayasan Pemrakarsa Bona Pasogit Kabupaten Samosir (YPBPKS) melaksanakan aksi bersih Danau Toba dengan melakukan pembersihan eceng gondok dan sampah.
Aksi bersih Danau Toba ini sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah atas terbentuknya Badan Otorita Pariwisata Danau Toba serta program Pemerintah Kabupaten Samosir Jumat bersih.
"Saat ini, Pemerintah terus mengupayakan pengembangan pariwisata Danau Toba yang tentunya Kabupaten Samosir ada di dalamnya, salah satunya dengan menyusun Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) pembentukan Badan Otoritas Pariwisata Danau Toba. Jadi aksi pembersihan eceng gondok ini untuk mendukung pariwisata Danau Toba khususnya Samosir," sebut Ketua Umum YPBPKS Jhony Naibaho di lokasi aksi bersih Danau Toba, jalan Putri Lopian, Pangururan, Jumat (20/5).
“Hari ini YPBPKS menurunkan 50 orang pengurus dan anggota, sebagai bentuk partisipasi kami dalam aksi bersih yang digalakkan Pemerinta Daerah. Kegiatan ini juga merupakan perwujudan dari salah satu program kami yang bersifat sosial,” ungkapnya.
Mantan Ketua DPRD Samosir periode 2004-2009 ini menambahkan, pada prinsipnya setiap lembaga termasuk YPBPKS adalah milik Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Artinya, ada kesinergian dengan Pemerintah Daerah termasuk Legislatif dan Yudikatif, dalam peran serta membangun daerah.
Aksi bersih Danau Toba ini sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah atas terbentuknya Badan Otorita Pariwisata Danau Toba serta program Pemerintah Kabupaten Samosir Jumat bersih.
"Saat ini, Pemerintah terus mengupayakan pengembangan pariwisata Danau Toba yang tentunya Kabupaten Samosir ada di dalamnya, salah satunya dengan menyusun Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) pembentukan Badan Otoritas Pariwisata Danau Toba. Jadi aksi pembersihan eceng gondok ini untuk mendukung pariwisata Danau Toba khususnya Samosir," sebut Ketua Umum YPBPKS Jhony Naibaho di lokasi aksi bersih Danau Toba, jalan Putri Lopian, Pangururan, Jumat (20/5).
“Hari ini YPBPKS menurunkan 50 orang pengurus dan anggota, sebagai bentuk partisipasi kami dalam aksi bersih yang digalakkan Pemerinta Daerah. Kegiatan ini juga merupakan perwujudan dari salah satu program kami yang bersifat sosial,” ungkapnya.
Mantan Ketua DPRD Samosir periode 2004-2009 ini menambahkan, pada prinsipnya setiap lembaga termasuk YPBPKS adalah milik Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Artinya, ada kesinergian dengan Pemerintah Daerah termasuk Legislatif dan Yudikatif, dalam peran serta membangun daerah.
"Kami ingin mengajak masyarakat Samosir untuk aktif menjaga lingkungan sekitar mereka, dimulai dari hal sederhana, bersih- bersih pekarangan rumah dan menempatkan sampahnya dengan baik," pintanya.
Di tempat yang sama, Ketua Dewan Pembina YPBPKS Marlon Simbolon mengatakan, pihaknya berhasil mengeluarkan eceng gondok dan sampah dari tepi pantai Putri Lopian mencapai 20 mobil dumm truk.
"Eceng gondok dan sampah diolah menjadi pupuk organik bagi tanaman anggota YPBPKS. Eceng gondok dan sampah yang dibersihkan langsung diangkut dengan dumm truk milik anggota yayasan," ujarnya.
Aksi bersih Danau Toba ini bagi YPBPKS sudah masuk dalam program. Artinya aksi ini akan terus berlanjut.
Sementara itu, Ketua DPRD Samosir Rismawati Simarmata mengapresiasi bakti sosial yang dilaksanakan yayasan tersebut.
"Harapan saya yayasan ini jangan berhenti di tengah jalan. Harus tampil menjadi mitra kritis bagi Eksekutif maupun Legislatif," ujar Rismawati Simarmata saat penerima pengurus dan YPBPKS di gedung dewan.
Dia juga minta agar yayasan ini mendukung rencana Ranperda Tanah Ulayat. Badan Otorita Pariwisata Danau Toba harus disambut baik oleh semua lapisan masyarakat. Namun persoalan tanah di Samosir ini tidak pernah tuntas. Untuk itu, yayasan harus mendukung program DPRD.
"Bila perlu tak usah tanah dijual kepada investor, cukup disewakan saja puluhan bahkan ratusan tahun. Kan, masyarakat Samosir lebih beruntung," katanya mengakhiri.(sam-1)
Di tempat yang sama, Ketua Dewan Pembina YPBPKS Marlon Simbolon mengatakan, pihaknya berhasil mengeluarkan eceng gondok dan sampah dari tepi pantai Putri Lopian mencapai 20 mobil dumm truk.
"Eceng gondok dan sampah diolah menjadi pupuk organik bagi tanaman anggota YPBPKS. Eceng gondok dan sampah yang dibersihkan langsung diangkut dengan dumm truk milik anggota yayasan," ujarnya.
Aksi bersih Danau Toba ini bagi YPBPKS sudah masuk dalam program. Artinya aksi ini akan terus berlanjut.
Sementara itu, Ketua DPRD Samosir Rismawati Simarmata mengapresiasi bakti sosial yang dilaksanakan yayasan tersebut.
"Harapan saya yayasan ini jangan berhenti di tengah jalan. Harus tampil menjadi mitra kritis bagi Eksekutif maupun Legislatif," ujar Rismawati Simarmata saat penerima pengurus dan YPBPKS di gedung dewan.
Dia juga minta agar yayasan ini mendukung rencana Ranperda Tanah Ulayat. Badan Otorita Pariwisata Danau Toba harus disambut baik oleh semua lapisan masyarakat. Namun persoalan tanah di Samosir ini tidak pernah tuntas. Untuk itu, yayasan harus mendukung program DPRD.
"Bila perlu tak usah tanah dijual kepada investor, cukup disewakan saja puluhan bahkan ratusan tahun. Kan, masyarakat Samosir lebih beruntung," katanya mengakhiri.(sam-1)