Jalan Lintas Binjai-Sei Bingei Amblas

Sebarkan:
[caption id="attachment_74157" align="aligncenter" width="1028"] Jalan Lintas Binjai-Sei Bingei Amblas
[/caption]
Jalan Lintas Binjai-Sei Bingei, tepatnya di Dusun I, Desa Rumah Galuh, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, mengalami ambles sepanjang lebih dari 10 meter dan lebar mencapai tiga meter, dengan kedalaman hingga lima meter.

Menurut penuturan K Ketaren (60), salah seorang warga setempat, Selasa (21/3/17), kondisi tersebut telah berlangsung sejak setahun terakhir, yang disebabkan meluasnya dampak longsoran tanah sepanjang sisi kiri jalan di antara bibir jurang.

Hanya saja menurutnya, hingga saat ini belum ada upaya penimbunan material tanah di sekitar lokasi longsoran maupun proses perbaikan jalan, oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemerintah Daerah Kabupaten Langkat.
Guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya kecelakaan dan timbulnya korban jiwa, sejumlah warga berinisiatif menempatkan beberapa batang kayu dan bambu sebagai penanda, di sekitar bibir longsoran tanah.

"Kalau kondisi seperti ini terus saja dibiarkan, terus terang kami khawatir akan timbul korban, jika sampai ada mobil atau sepeda motor jatuh terperosok ke dalam lubang amblesan," terang pria yang akrab disapa Bolang itu.

Warga lainnya, Rosmawati Beru Ginting (38), turut meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Daerah Kabupaten Langkat, agar turutserta melakukan langkah pencegahan, terutama dengan mengalihkan jalur lintas truk bertonase tinggi.

Sebab menurutnya, tekanan besar dari kendaraan tentunya bisa memicu peningkatan luas dan volume amblesan. Apalagi dalam dua bulan terakhir, kawasan tersebut sering dilanda hujan deras dan gempa bumi.

"Memang, pihak dari Dinas Pekerjaan Umum sudah datang dan meninjau kondisi amblesan ini, kemarin. Dalam keterangannya kepada kami, mereka mengaku, kerusakan ini akan diperbaiki pada Juni nanti," ujar Rosmawati.

"Hanya saja kami tetap berharap, perbaikan bisa dilakukan secepatnya. Sebab, jika sampai jalan ini terputus, sudah tentu akses menuju Desa Rumah Galuh, Desa Telaga, dan Desa Garunggang, akan terputus," imbuhnya.
Sebarkan:

Baca Lainnya

Komentar