[caption id="attachment_74316" align="aligncenter" width="590"]
Linda orang tua Mulianti menangis saat membuat laporan ke Polsek Medan Labuhan (foto bawah). Mulianti paling kanan (foto atas)[/caption]
Maraknya isu penculikan yang terjadi belakangan ini, membuat Julianto (38) dan istrinya, (43) khawatir. Pasalnya, pasangan suami istri (Pasutri) yang menetap di Jalan Serbaguna, Pasar 4, Kecamatan Labuhan Deli ini kehilangan anaknya, Mulianti (14).
Hilangnya gadis yang masih duduk di bangku kelas 3 SMP diduga dibawa kabur oleh tetangganya, Vira (24). Peristiwa itu telah dilaporkan ke Polsek Medan Labuhan.
Orang tua korban, Linda tak tahan membendung tangisan air mata mengaku sangat khawatir keberadaan anaknya yang menghilang sejak Senin (21/3) pagi lalu.
Maraknya isu penculikan yang terjadi belakangan ini, membuat Julianto (38) dan istrinya, (43) khawatir. Pasalnya, pasangan suami istri (Pasutri) yang menetap di Jalan Serbaguna, Pasar 4, Kecamatan Labuhan Deli ini kehilangan anaknya, Mulianti (14).
Hilangnya gadis yang masih duduk di bangku kelas 3 SMP diduga dibawa kabur oleh tetangganya, Vira (24). Peristiwa itu telah dilaporkan ke Polsek Medan Labuhan.
Orang tua korban, Linda tak tahan membendung tangisan air mata mengaku sangat khawatir keberadaan anaknya yang menghilang sejak Senin (21/3) pagi lalu.
"Sejak hari Senin kemarin anak saya itu hilang, kata tetangga, anak saya pergi dengan Vira yang masih tetangga kami juga," ungkap ibu anak 4 ini di kantor polisi.
Dijelaskan Linda, sebelumnya anak pertama dari 4 bersaudara itu tak pernah berselisih dengan keluarga. "Selama ini anak kami tak pernah punya masalah dengan kami, dia masih sekolah di Antasari," beber Linda.
Karena merebaknya isu penculikan, membuat Linda dan keluarganya khawatir anaknya manjadi korban orang tak bertanggung jawab. Karena, Mulianti menghilang sempat dilihat pergi dengan Vira yang tak lain tetangga mereka.
"Anak kami itu sempat dilihat si Suriani dibawa si Vira, kami datangi ke rumah si Vira, dia tak ada di rumah. Keluarganya tak tahu kemana si Vira pergi bawa anak kami," sebut Linda.
Merasa tak terima dengan keberadaan anaknya yang kini belum diketahui keberadaannya, mereka pun melaporkan kehilangan Mulianti ke Polsek Medan Labuhan.
"Kami takut anak kami dibawa kemana dan dijadikan yang aneh - aneh, makanya kami buat laporan. Selama ini sudah kami cari, tapi tak tahu dmana anak kami," ungkap Linda ditemani suami dan keluarganya.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, AKP Ponijo dikonfirmasi mengaku belum tahu laporan tersebut. "Mungkin masih ditangan penyidik laporannya, nanti saya cek dulu," kata Ponijo. (mu-1)
Dijelaskan Linda, sebelumnya anak pertama dari 4 bersaudara itu tak pernah berselisih dengan keluarga. "Selama ini anak kami tak pernah punya masalah dengan kami, dia masih sekolah di Antasari," beber Linda.
Karena merebaknya isu penculikan, membuat Linda dan keluarganya khawatir anaknya manjadi korban orang tak bertanggung jawab. Karena, Mulianti menghilang sempat dilihat pergi dengan Vira yang tak lain tetangga mereka.
"Anak kami itu sempat dilihat si Suriani dibawa si Vira, kami datangi ke rumah si Vira, dia tak ada di rumah. Keluarganya tak tahu kemana si Vira pergi bawa anak kami," sebut Linda.
Merasa tak terima dengan keberadaan anaknya yang kini belum diketahui keberadaannya, mereka pun melaporkan kehilangan Mulianti ke Polsek Medan Labuhan.
"Kami takut anak kami dibawa kemana dan dijadikan yang aneh - aneh, makanya kami buat laporan. Selama ini sudah kami cari, tapi tak tahu dmana anak kami," ungkap Linda ditemani suami dan keluarganya.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, AKP Ponijo dikonfirmasi mengaku belum tahu laporan tersebut. "Mungkin masih ditangan penyidik laporannya, nanti saya cek dulu," kata Ponijo. (mu-1)