Polda Sumut Serahkan Bantuan Untuk Korban Banjir Bandang P. Sidimpuan

Sebarkan:
[caption id="attachment_75073" align="aligncenter" width="540"] Kombes Pol Rina Sari Ginting[/caption]
Kepolisian Polisi Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), kembali memberikan bantuan kepada korban yang terkena bencana banjir bandang di Padangsidimpuan.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting, mengatakan beberapa pejabat utama Polda Sumut tergerak hatinya untuk memberikan bantuan kepada korban banjir Padangsidimpuan.

Para pejabat utama yang memberi bantuan tersebut, kata Rina, diantaranya adalah Dir Reskrimum, Dir Reskrimsus, Dir Lantas, Dir Polair, dan Kapolrestabes Medan.

Bantuan yang rencananya akan diantar dengan menggunakan empat truk ini, nanti akan ditampung oleh Kapolres Padang Sidimpuan dan selanjutnya didata orang-orang yang kena musibah.

“Kapolres Padang Sidempuan yang akan diberikan tanggung jawab untuk menyalurkan bantuan ini," ujar Rina kepada wartawan, Kamis (30/3/2017).
Adapun jenis-jenis barang yang akan disalurkan kepada korban bencana, diantaranya Dir Reskrimsus memberikan beras 3 ton dan gula 10 ton, Dir Reskrimum memberikan Indomie 200 dus dan minyak goreng 2 ton dalam bentuk saset.

Kemudian, Dir Polair memberikan sarung 100 buah, selimut 100 buah dan indomie 100 dus, dan Dir Lantas memberikan beras satu setengah ton, mie instan 400 dus, minyak goreng 500 liter, roti kering 400 pcs, sarung 100 pcs, mukenah 100 pcs, kaos 240 dan buku tulis 2000 pcs.

Sementara, Kapolrestabes Medan memberikan indomie 250 kotak, susu kaleng 10 kotak, roti kering 25 kotak, teh sariwangi 10 kotak, telor 15000, gula 250 kilogram, minyak goreng 250 kilogram, beras 1000 kilogram, pakaian anak 30 dus, pakaian lelaki dan wanita 30 dus, pakaian dalam 2 dus, celana jeans 20 dus, celana training 10 dus, selimut 3 dus, sarung 1 dus dan handuk 1 dus.

Rina berharap semoga barang-barang yang disalurkan ini, bisa memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita yang ada disana.

Saat ini petugas satuan Brimob, Basarnas dan TNI beserta masyarakat masih terus bersama-sama untuk membersihkan areal rumah ibadah dan rumah penduduk, termasuk lokasi yang dilalui oleh banjir bandang dari lumpur material yang di bawa dari hutan.

“Polda Sumut akan menelusuri hulu dari mana sumber banjir itu berasal, dan akan di dalami apa penyebabnya, untuk di tindak lanjuti kedepannya,“ pungkas Rina mengakhiri.(sandy)
Sebarkan:

Baca Lainnya

Komentar