Soal PT Freeport, Pemerintah Butuh Dukungan Seluruh Elemen Bangsa

Sebarkan:


Kisruh antara Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dengan Amerika, terkait kebijakan yang mewajibkan PT Freeport Indonesia untuk mendivestasikan sahamnya sebesar 51% untuk Indonesia, terus meruncing. Karena itu pula, pemerintah berharap dukungan sepenuhnya dari seluruh elemen masyarakat.


Menanggapi hal tersebut puluhan Mahasiswa dan Masyarakat Medan yang tergabung atas nama Pospera (Posko Perjuangan Rakyat) Sumatera Utara menentukan sikap, untuk mendukung Jokowi dengan kebijakannya yang meminta PT Freeport untuk memberi sahamnya kepada Indonesia.


Hal ini terlihat ketika puluhan massa Pospera mendatangi Gedung Anggota Dewan DPRD SU siang ini 7 Maret 2017 pada pukul 11.45 Wib. Dalam aksinya, mereka membagikan surat edaran sikap dukungan terhadap Pemerintah kepada masyarakat sekitar Jalan Imam Bonjol Medan.


Surat edaran ini, tertuju kepada Anggota DPRD SU, agar para Dewan juga mendukung penuh kebijakan Presiden Jokowi terkait Freeport ini.

Dewan Pimpinan Pospera Sumut juga menginstruksikan kepada seluruh Dewan Perwakilan Daerah di seluruh Indonesia agar menggelar aksi serentak pada hari ini (7/3) di masing - masing kota/wilayahnya dengan isu yang sama.

"Pospera mendukung penuh sikap Presiden Jokowi dan Menteri ESDM untuk tidak ragu - ragu dalam menghadapi PT Freeport Indonesia, karena aset dan kekayaan alam yang ada di bumi Indonesia harus dilindungi dan digunakan sebesar - besarnya bagi kesejahteraan rakyat sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945," ujar Koordinator aksi Pospera Sumut Saddam Husein Sianturi.

Pospera sangat mengecam keras sikap elit PT Freeport yang menjadikan para buruhnya sebagai tameng dan alat menekan Pemerintah Indonesia, juga cara - cara mengancam dan menggertak Pemerintahan Jokowi.

"Cara kuno tersebut yang mewakili watak asli imprealisme ini, harus dilawan oleh semua rakyat Indonesia, karena ini soal kedaulatan Indonesia atas tambang dan aset kekayaan alamnya," ujar Saddam Husein Sianturi lebih lanjut.


"Tidak ada cerita Negara bisa didikte atau takut sama ancaman dan tekanan dari pihak Koorporasi (swasta), jadi kepada  para anggota Dewan Sumatera Utara. Marilah kita mendukung dan membantu Pemerintahan Bapak Jokowi untuk dapat mengembalikan hasil sumber daya alam Indonesia kepada rakyat Indonesia," pungkas Saddam mengakhiri.(mol-1)
Sebarkan:

Baca Lainnya

Komentar