Warga Demo Kantor Lurah Desak Ganti Kepling

Sebarkan:

Puluhan warga Lingkungan V, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat mendadak mendatangi Kantor Lurah Limau Mungkur, Rabu (22/3/17).

Aksi spontanitas itu mereka mereka lakukan untuk menemui Lurah Limau Mungkur, Masliana, dan mendesaknya mencopot Kepala Lingkungan (Kepling) V, Effendi Simatupang, yang sudah bertugas selama lima tahun terakhir.

"Bu Lurah, tolong dengarkan aspirasi masyarakat. Kami minta kepling V segera diganti. Jangan ada lagi istilah kompromi," teriak warga, setibanya di Kantor Lurah Limau Mungkur.

Menurut Sudarisno alias Nyonyok (49), pergantian Kepala Lingkungan V, Kelurahan Limau Mungkur harus segera dilakukan. Sebab dia menganggap, Effendi Simatupang tidak cakap dan kurang peduli kepada warga.

"Selama ini, kalau kami mau jumpai kepling, maka harus ke warung kopi. Sehingga wajar, kalau ada warga kurang mampu tidak tahu, jika ada penyaluran raskin, KIS atau program pelayanan kependudukan lain," terangnya.

Sebagai contoh, seru Sudarisno. Adiknya, Mirani (30), mengalami kesulitan saat mengurus pembuatan kartu keluarga (KK), kepada Kepling V, Kelurahan Limau Mungkur.

Padahal kartu keluarga tersebut sangat dibutuhkan Mirani, untuk melengkapi syarat mengurus Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan keangotaan anaknya, Cinta Syahputri, sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
"Saat itu, kepling menolak mengurus kartu keluarga Mirani, dengan alasan adik saya itu menikah sirih. Anehnya, kartu keluarga Mirani bisa keluar, saat diurus di Kelurahan Suka Ramai," ujar Sudarisno.

Keluhan senada juga diungkapkan Sarikat (69). Pasalnya, sang anak Budi Purwanto (41), yang sudah tiga tahun mengalami stroke, hingga saat ini tidak pernah menerima program bantuan apapun, meski telah diusulkan kepada kepling.

"Jangankan berharap bantuan raskin atau diusulkan menjadi peserta KIS, melihat anak saya saja dia (kepling) tidak pernah. Padahal anak saya itu sudah lumpuh tiga tahun dan tidak bisa melakukan apapun," ungkapnya.

Beruntung setelah satu jam warga berkumpul di tempat itu, Lurah Limau Mungkur, Masliana, dan Kepling V, Effendi Simatupang, segera datang dan melakukan pertemuan tertutup di ruang kerjanya.

Turut hadir, Kepala Unit Intelijen (Kanit Intel) Polsek Binjai Barat, Aiptu Dapot Hutasoit, Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), Aiptu Suhendro, dan Bintara Pembina Desa (Babinsa), Serda Ngadirin.

Sekira 15 menit setelah melakukan pertemuan, Lurah Limau Mungkur, Masliana, selanjutnya datang menemui puluhan warga dan berkonsultasi terkait tuntutan pencopotan kepling.

Dari pertemuan itu, akhirnya diputuskan Pemerintah Kelurahan Limau Mungkur menonaktifkan Kepling V, Effendi Simatupang, dan mengambil alih sementara tugas pelayanan kependudukan di Lingkungan V, hingga dua bulan ke depan.

"Saya berharap, bapak dan ibu bisa bersabar. Sebab bukan tugas yang mudah untuk menetapkan kepling yang baru. Apalagi saya baru dua bulan menjabat. Saya pun siap menerima usulan warga, jika ada calon yang baru," tukasnya.

Mendengar penjelasan tersebut, warga akhirnya mau menerima. Dari situ, mereka pun membubarkan diri dengan tertib, dan kembali ke rumahnya masing-masing.(hendra)
Sebarkan:

Baca Lainnya

Komentar