Untuk menjaga kekompakan dan kebersamaan, puluhan pengurus Komunitas Indonesia Kompak (KIK) melaksanakan 'Hash Lintas Alam' di kawasan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang, pada Sabtu (15/4/2017) siang.
Turut ikut dalam Hash Lintas Alam, Dewan Pembina KIK Muhammad Nur SH, Dewan Pengawas Rion Aritonang SH, Ketua Umum Neetu Raj dan puluhan pengurus lainnya.
Dewan Pengawas KIK Rion Aritonang SH mengapresiasi acara Hash ini. Dia berharap kebersamaan ini dapat terus berlanjut.
"Semoga kebersamaan ini dapat terus dipertahankan," ujar Rion saat bersiap turun ke lereng curam menuju sungai.
Sementara, Dewan Pembina Muhammad Nur SH dan Ketua Umum KIK Neetu Raj terlihat kompak memberi semangat kepada rekan-rekan KIK lainnya.
"Ayo, ayo. Ini baru namanya petualangan, ini baru nikmati hidup," kata Nur diamini Neetu Raj.
Kemudian, Wakadiv Pemuda dan Olahraga KIK Budiarto Dedi juga nampak semangat dalam kegiatan melintasi alam ini.
"Kegiatan ini sangat bagus. Hitung-hitung sekaligus olahraga juga ini," kata Budiarto.
Tak jarang pula terlihat rekan-rekan KIK kesulitan turun ke jurang yang curam ke bawah, sehingga dibantu oleh rekan lainnya, agar dapat segera sampai ke sungai. Sesampainya disungai, mereka langsung mandi-mandi disana.
Para pengurus KIK terlihat kebingungan setelah masuk kedalam, hingga akhirnya bisa kembali ke pintu masuk. Beberapa pengurus KIK dari lintas etnis juga membawa istri dan anaknya masing-masing.
"Jadi dengan adanya kegiatan ini, anak-anak juga bisa memperoleh edukasi tentang lingkungan hidup, seperti pohon srikaya, kolang kaling, sirsak dan buah kesemek," timpal Dewan Pembina KIK Muhammad Nur SH.
Sebelumnya, para pengurus juga mengikuti sayembara berhadiah dengan mengambil kupon undian. Hadiah-hadiah tersebut merupakan sumbangan dari pengurus KIK yang mendukung kegiatan Hash tersebut.(sandy)
Kemudian, Wakadiv Pemuda dan Olahraga KIK Budiarto Dedi juga nampak semangat dalam kegiatan melintasi alam ini.
"Kegiatan ini sangat bagus. Hitung-hitung sekaligus olahraga juga ini," kata Budiarto.
Tak jarang pula terlihat rekan-rekan KIK kesulitan turun ke jurang yang curam ke bawah, sehingga dibantu oleh rekan lainnya, agar dapat segera sampai ke sungai. Sesampainya disungai, mereka langsung mandi-mandi disana.
Para pengurus KIK terlihat kebingungan setelah masuk kedalam, hingga akhirnya bisa kembali ke pintu masuk. Beberapa pengurus KIK dari lintas etnis juga membawa istri dan anaknya masing-masing.
"Jadi dengan adanya kegiatan ini, anak-anak juga bisa memperoleh edukasi tentang lingkungan hidup, seperti pohon srikaya, kolang kaling, sirsak dan buah kesemek," timpal Dewan Pembina KIK Muhammad Nur SH.
Sebelumnya, para pengurus juga mengikuti sayembara berhadiah dengan mengambil kupon undian. Hadiah-hadiah tersebut merupakan sumbangan dari pengurus KIK yang mendukung kegiatan Hash tersebut.(sandy)