[caption id="attachment_77667" align="aligncenter" width="492"]
Korban penembakan[/caption]
Robinto (31) masih dirawat di ruang Isolasi Seroja RSUD Deli Serdang, Lubuk Pakam hingga Sabtu (6/5). Jarum infus masih melekat pada tangan sebelah kiri ayah dua anak itu. Sejak pagi, buruh kebun ini dianjurkan dokter untuk puasa karena peluru senapan angin yang masih menempel di punggung korban akan dikeluarkan.
Rencananya, hari itu juga Robinto akan dioperasi. Namun pria berbadan kurus itu tidak tau jadwal dirinya akan dioperasi. "Katanya sore ini akan dioperasi,” ujar Robinto kepada wartawan.
Robinto (31) masih dirawat di ruang Isolasi Seroja RSUD Deli Serdang, Lubuk Pakam hingga Sabtu (6/5). Jarum infus masih melekat pada tangan sebelah kiri ayah dua anak itu. Sejak pagi, buruh kebun ini dianjurkan dokter untuk puasa karena peluru senapan angin yang masih menempel di punggung korban akan dikeluarkan.
Rencananya, hari itu juga Robinto akan dioperasi. Namun pria berbadan kurus itu tidak tau jadwal dirinya akan dioperasi. "Katanya sore ini akan dioperasi,” ujar Robinto kepada wartawan.
Terkait pelaku penembakan dirinya, Robinto belum dapat memprediksi siapa pelakunya. Warga Dusun V Lau Mantin, Desa Gunung Rintih, Kecamatan STM Hilir ini belum dapat memastikan apakah pria berinisial J atau P yang pernah bermasalah dengannya terlibat atau tidak.
Jika Robinto bermasalah dengan J karena dirinya memancing dikolam milik J tanpa permisi, sedangkan Robinto bermasalah dengan P karena dulunya Robinto pernah berkelahi dengan mertua P. Meski berkelahi tapi jika berpapasan dengan mertua P ditengah jalan, keduanya saling tegur sapa.
Disinggung Robinto pernah ditegur Kepala Dusun karena menggeber-geber sepeda motornya saat melintas, dengan tersenyum Robinto menyangkalnya. Justru anak Kepala Dusun lah yang menggeber-geber sepeda motor jika lewat dari depan kediamannya. Meski begitu dirinya tidak pernah mempermasalahkannya. "Sejak kejadian penembakan pada Kamis (4/5) sekira pukul 21.00 Wib lalu, keluarga ku tidak ada mendapat teror,” kata Robinto.
Terpisah Kapolsek Talun Kenas AKP Simon Pasaribu ketika dikonfirmasi hingga kini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif maupun pelakunya. Masih menurut Simon Pasaribu, Polsek Talun Kenas telah memeriksa tiga saksi. "Rencananya, anggota penyidik akan datang ke RSUD Deli Serdang untuk memintai keterangan dari korban. Terpaksa kita yang kesana karena korban masih dirawat,” tegas Simon Pasaribu. (walsa)
Jika Robinto bermasalah dengan J karena dirinya memancing dikolam milik J tanpa permisi, sedangkan Robinto bermasalah dengan P karena dulunya Robinto pernah berkelahi dengan mertua P. Meski berkelahi tapi jika berpapasan dengan mertua P ditengah jalan, keduanya saling tegur sapa.
Disinggung Robinto pernah ditegur Kepala Dusun karena menggeber-geber sepeda motornya saat melintas, dengan tersenyum Robinto menyangkalnya. Justru anak Kepala Dusun lah yang menggeber-geber sepeda motor jika lewat dari depan kediamannya. Meski begitu dirinya tidak pernah mempermasalahkannya. "Sejak kejadian penembakan pada Kamis (4/5) sekira pukul 21.00 Wib lalu, keluarga ku tidak ada mendapat teror,” kata Robinto.
Terpisah Kapolsek Talun Kenas AKP Simon Pasaribu ketika dikonfirmasi hingga kini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif maupun pelakunya. Masih menurut Simon Pasaribu, Polsek Talun Kenas telah memeriksa tiga saksi. "Rencananya, anggota penyidik akan datang ke RSUD Deli Serdang untuk memintai keterangan dari korban. Terpaksa kita yang kesana karena korban masih dirawat,” tegas Simon Pasaribu. (walsa)