![]() |
Wow...! Warga Sekampung Ini Hafal Isi Al-Quran |
Kampung Penghafal Al-Quran. Mungkin kampung ini cocok
dengan namanya. Selain namanya yang unik, ternyata di kampung ini, hampir
seluruh warganya dapat membaca Al-Quran tanpa melihat Al-Quran (hafalan).
Kampung Penghafal Al-Quran ini terletak di Desa Mekar
Jaya, Dusun Jandi Mulia, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat.
Meski mayoritas penduduknya terdiri dari suku Karo dan
Jawa, namun di kampung ini begitu terlihat nuansa islaminya.
Ahmad Rido SE adalah penggagasnya. Bersama teman-teman
dan relawan lainnya, Rido mencoba membangun Kampung Penghafal Al-Quran yang
kini usianya telah 2 tahun. Hal ini dilakukannya untuk membuat anak-anak
dikampung tersebut lebih memahami agama terutama dalam menghafal Al-Quran.
Selain itu, bagi para warga yang ingin belajar, tidak akan dipungut biaya alias
gratis.
Metode yang digunakan dalam menghafal Al-Quran ini juga
tergolong unik, para santri yang mengikuti kegiatan menghafal Al-Quran ini
melakukannya disepanjang aliran sungai Sei Bingei sembari menikmati pemandangan
alam dan jernihnya air.
Ahmad Rido SE, penggagas Kampung Penghafal Quran ini
mengatakan, sejak berdiri dua tahun silam, kini, jumlah santri yang ikut
belajar membaca dan menghafal Al-Quran ini mencapai 60 santri.
"Alhamdulillah, sekarang sudah ada 60 santri yang
belajar disini dan hampir semua santri sudah hafal juz satu," ujarnya.
Dikatakannya, Kampung Penghafal Quran ini berdiri atas
bantuan swadaya dari masyarakat dan donatur yang benar-benar ingin melihat para
anak-anak Islam hasfal akan Al-Quran.
"Saya hanya penggagas disini, namun semua dana untuk
pembangunan masjid, kamar mandi masjid dan lainnya semua didapat dari swadaya
masyarakat dan donatur," pungkasnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat, Mulyadi mengatakan
sangat bangga dengan hadirnya Kampung Penghafal Quran ini. Setelah adanya
kampung tersebut, anak-anaknya dapat belajar dan menghafal Al-Quran.
"Saya sangat mendukung dengan adanya Kampung
Penghafal Al-Quran. Sebab, dengan adanya kampung ini dapat memberikan dampak
yang sangat positif bagi masyarakat sekitar," cetusnya.
Ade Irfansah, pelajar kelas dua, SMA Swasta Erlangga yang
juga menjadi santri mengatakan, semenjak adanya kampung Penghafal Al-Quran inin
dirinya bersama teman-temannya dapat membaca dan menghafal Al-Quran.
"Saya sudah satu tahun belajar disini dan
alhamdulillah saya sudah hafal 1 juz dan saya yakin, dalam waktu 3 tahun saya
dapat menghafal seluruh juz yang ada di Al-Quran," katanya.
Dia berharap, dengan adanya kampung ini, dapat membawa
anak-anak yang ada dikawasan tersebut terhindar dari narkoba dan dapat menjadi
pendakwah bagi umat islam.(hendra)