![]() |
Bupati Karo Bersama Warga Desa Berastepu Beraudensi Ke Kemensos RI |
Karo - Bupati
Karo Terkelin Brahmana, SH didampingi,
Ferianta Purba, SE, Jidin Ginting,SH, Drs.Jhon Karya Sukatendel, Firdaus
Sitepu, Jun Arief Bangun ,SE, Thomas Joverson Ginting Anggota DPRD Karo, Kadis
Sosial Benyamin Sukatendel, Kabid Usaha Purba , Camat Simpang Empat Amsah
Perangin Angin,Kades Berastepu Gemok Sitepu, Esron Meilala, Pelita Sitepu warga
Berastepu ,beraudensi ke kantor Kemensos (2/10) pukul 10.00 wib Jalan Salemba
Raya No.28, RT.5/RW.6, Kenari, Senen, RT.5/RW.6, Kenari, Senen, Kota Jakarta
Pusat.
Audensi itu merupakan tindak lanjut dari keputusan
bersama antara Pemkab Karo, DPRD Karo dan kepala Desa Berastepu Gemok Sitepu serta perwakilan
Masyarakat Berastepu Esron Meilala , Pelita Sitepu saat masyarakat Desa
Berastepu yang tergabung dalam 348 KK /1.019 jiwa menggelar aksi demo ke Kantor
Pemda Karo (24/9) minggu yang lalu, yang menuntut " JADUP" (Jaminan
Hidup) belum diterima tahun 2018,
sehingga ingin meminta kejelasan kepada Kemensos RI.
Anggota DPRD Karo , menguraikan diawal pembicaraan secara singkat maksud kedatangan Rombongan ,
ingin menanyakan terkait penyaluran Jadup Tahap ke II termin ke 3 khusus untuk
masyarakat Desa Berastepu."Sampai sekarang belum menerima, dan mohon
kepada Ibu Kasubdit memberikan penjelasan apa kendala agar DPRD karo dan Pemkab
Karo, dapat memahami masalah tersebut, dan bisa kami aplikasikan nantinya
kepada Masyarakat Berastepu Khususnya,"ujar Thomas
Menanggapi hal tersebut diatas , Kasubdit Kesiapsiagaan dan
Mitigasi Bencana Kemensos, Tetrie Darwis didampingi Ari wibowo Stafnya , mengatakan bahwa pihak
Kemensos telah menerima proposal dari Pemkab Karo pengusulan jaminan hidup By
Name By Addres Hunian Tetap Tahap II pengungsi Gunung Sinabung tertanggal 14 Mei
2018," Sebut Tetrie
"Pada prinsipnya pihak kemensos telah mencatat
dan memproses pengajuan tersebut, namun
ditanya waktu dan kapan akan disalurkan, saya belum bisa menjawab, akan tetapi
kemungkinan kemensos akan cairkan. Berikan kami waktu, sebab saat ini kemensos
butuh skala prioritas ke daerah daerah lain, mengingat beruntunnya bencana
alama terjadi di Indonesia, setelah lombok, muncul lagi daerah Palu, jadi
hampir semua kemensos fokus ke Daerah Palu termasuk semua anggaran tersedot kesana,"ujarnya
"Untuk Karo
bersabarlah, apa yang masyarakat
Berastepu keluhkan kami sudah tahu,jangan terus disalahkan pemerintah pusat
maupun pemerintah Daerah belum tersalurnya,
baik terkait Jadup, alat alat isi perabot rumah Hunian , dan bantuan
Rehabilitasi anak anak pengungsi semua sudah kita catat, namun yang akan di
prioritaskan Jadup dan bantuan Rehabilitas anak anak pengungsi," jelasnya.
Sementara Bupati Karo Terkelin Brahmana mengatakan kepada
Kasubdit Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana Kemensos, Tetrie Darwis,sangat berterimakasih atas bersedianya menerima
rombongan dari pemkab Karo, dimana pihak kemensos sebenarnya sudah mencatat dan
akan merealisaiskannya, seiring waktu dan kondisi bencana di daerah Indonesia
saat ini juga terjadi, kita tahu daerah Palu kemensos lebih fokus ke objek
tersebut.
"Kami pemkab karo dan DPRD Karo memahami dan
menyadari segala upaya dan kepedulian Kemensos, akan tetapi adanya desakan Masyarakat Berastepu yang mengalir
terus bertanya dan bertanya, sehingga kami datang untuk kembali
mengkomunikasikan, agar perwakilan yang ikut dari pihak Masyarakat akan tahu
persoalan yang sebenarnya, terjadi dan penyebab kendala belum tersalurkan Jaminan Hidup Tahap II
termin 3 , mudah mudahan dengan adanya masukan dan saran yang diberikan
kemensos, pihak perwakilan dapat menymapikan hasil pertemuan tersebut
kemasyarakat, ini harapan kita," kata Terkelin Brahmana.
Kepala desa Berastepu Gemok Sitepu mengatakan , kepada Ibu Kasubdit Tetrie
Darwis memohon, walaupun pihak kemensos
tidak menentukan tanggal, waktu dan hari
pencairan Jadup, atas nama masyarakat Berastepu. "Saya menyampaikan ,
tolong lah bu, kalau bisa jangan habis tahun 2018 ini, sudah bisa dicairkan kemensos.Kedepan apa yang
disampaikan Ibu Kasubdit akan saya kordinasikan dengan masyarakat saya, jika
memang dana ADD dapat dipergunakan untuk kebutuhan masyarakat hal hal yang
mendesak,ini sebagai masukan bagi saya selaku Kades," ujarnya.
Dalam pertemuan itu diketahui bahwa Kemensos telah
menyediakan Bantuan Rehabilitas bagi
Anak Pengungsi sebanyak 1000 orang akan disalurkan.
irektur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial
RI, Edi Suharto mengatakan terkait penyaluran bantuan Rehabilitasi anak anak pengungsi, sudah kita setujui, masalah bajatnya belum saya
sebutkan sekarang, nanti tekhnisnya penyaluran kita akan buatkan perkelompok
kelompok, yang penting uang bantuan tersebut akan pasti cairkan, " ujarnya
singkat.(ms.keloko)