Beri Tausiah di Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H di Binjai
![]() |
Cawapres no 01 Ma'ruf Amin bersama Bobby Nasution dan Walikota Binjai. |
Maulid dihadiri menantun Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution, Walikota Binjai H. M Idaham, Ketua DPRD Binjai Zainuddin Purba, dan ketua partai pengusung pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin, Sekdako Binjai M.Mahfullah Daulay, dan ribuan masyarakat Binjai.
Ma'ruf Amin dalam Tausiah mengatakan kehadiran masyarakat di lapangan merdeka ini menunjukkan bahwa masyarakat binjai mencintai Nabi Muhammad SAW.
" Nabi tokoh terbesar di dunia bahkan disebut 100 tokoh yang paling besar yang pertama itu Nabi Muhammad," katanya.
Ma'ruf Amin mengatakan berdakwah itu menasehati bukan memaki-maki dakwah juga harus mengajak orang dalam kebaikan bukan mengejek. Karena Islam agama kebaikan dan agama perubahan.
" Berkata dengan lurus jangan hoax, sekarang ini banyak hoax fitnah dimana mana. Dakwah itu harusnya menasehati bukan memaki-maki. Dakwah itu mengajak bukan mengejek saat memberikan pencerhan kepada masyarakat," ucapnya.
Rasullah mengajak dengan cara suka rela tidak maksa karena dalan agama tidak ada paksaan karena petunjuk sudah jelasa jadi orang bebas memilih. Dalam berbeda agama Allah mengajarkan lakum dinukum waliadin.
"Berbeda partai juga gak papa memang kita partainya banyak. Berbeda capres dalam bergaul itu ada toleransi rasul mengajarkan saling mencintai dan menyayangi mesti berbeda agama. Karena Agama di Indonesia ini ada 6, suku 700 lebih, ormas islam 70 lebih, ini semua karena negara kita berlandaskan Pancasila," ucapnya.
Pilar negara ini ada tiga hal yakni Islam nosionalis TNI - Polri. "Kalau 3 ini rukun, negara ini tenang. Kalau tiga pilar ini tidak menyatu, maka negara ini tidak tenang, " ucapnya.
Di akhir pidatonya Ma'ruf Amin juga memperkenalkan dirinya seorang Cawapres pasangan Joko widodo dan dirinya juga meminta dukungan Warga Binjai di pemilihan presiden 2019.
Sementara itu Walikota Binjai H.M Idaham sangat mengapresiasi kehadiran Ma'ruf Amin di Kota Binjai ditengah-tengah kesibukan bisa meluangkan waktunya.
"Dukungan kami suksesi kepemimpinan RI apa yang dicita-Citakan di ijabah oleh Allah," ucapnya.
Idaham juga menjelaskan tentang luas dan kehidupan warga kota Binjai kepada ketua MUI Pusat Ma'ruf Amin. (Ismail)
Ma'ruf Amin mengatakan berdakwah itu menasehati bukan memaki-maki dakwah juga harus mengajak orang dalam kebaikan bukan mengejek. Karena Islam agama kebaikan dan agama perubahan.
" Berkata dengan lurus jangan hoax, sekarang ini banyak hoax fitnah dimana mana. Dakwah itu harusnya menasehati bukan memaki-maki. Dakwah itu mengajak bukan mengejek saat memberikan pencerhan kepada masyarakat," ucapnya.
Rasullah mengajak dengan cara suka rela tidak maksa karena dalan agama tidak ada paksaan karena petunjuk sudah jelasa jadi orang bebas memilih. Dalam berbeda agama Allah mengajarkan lakum dinukum waliadin.
"Berbeda partai juga gak papa memang kita partainya banyak. Berbeda capres dalam bergaul itu ada toleransi rasul mengajarkan saling mencintai dan menyayangi mesti berbeda agama. Karena Agama di Indonesia ini ada 6, suku 700 lebih, ormas islam 70 lebih, ini semua karena negara kita berlandaskan Pancasila," ucapnya.
Pilar negara ini ada tiga hal yakni Islam nosionalis TNI - Polri. "Kalau 3 ini rukun, negara ini tenang. Kalau tiga pilar ini tidak menyatu, maka negara ini tidak tenang, " ucapnya.
Di akhir pidatonya Ma'ruf Amin juga memperkenalkan dirinya seorang Cawapres pasangan Joko widodo dan dirinya juga meminta dukungan Warga Binjai di pemilihan presiden 2019.
Sementara itu Walikota Binjai H.M Idaham sangat mengapresiasi kehadiran Ma'ruf Amin di Kota Binjai ditengah-tengah kesibukan bisa meluangkan waktunya.
"Dukungan kami suksesi kepemimpinan RI apa yang dicita-Citakan di ijabah oleh Allah," ucapnya.
Idaham juga menjelaskan tentang luas dan kehidupan warga kota Binjai kepada ketua MUI Pusat Ma'ruf Amin. (Ismail)