Pria Gondrong Dibonyoki Warga Satu Kampung, Ini Gara-garanya...

Sebarkan:

Pria gondrong dimassa warga

PAGARMERBAU | Siang bolong tadi, Rabu (21/11) warga dikejutkan dengan suara seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) dari perladangan di Desa Sumberejo, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deliserdang.

Warga yang berada di sekitar teriakan IRT minta tolong itu langsung mendatangi tempat kejadian dan menemukan seorang pria gondrong yang sedang menggangu wanita yang biasa dipanggil warga Mamak Anis.
Warga menyangka kalau pria berambut gondrong itu akan memerkosa IRT tersebut di ladang. Emosi tak terkendali, beberapa orang pria yang ada di lokasi langsung menghajar pria gondrong itu hingga babak belur. Kemudian pria itu digiring ke halaman perkampungan sehingga warga semakin ramai melihat kejadian itu.

Nasib baik, personil Polsek Pagar Merbau yang mendapat laporan kejadian langsung datang ke tempat kejadian. Petugas berupaya menenangkan warga agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

Personil Polsek Pagar Merbau coba menginterogasi pria gondrong yang tidak mengantongi identitas dan sepertinya mengalami gangguan jiwa itu.

Agar tidak membahayakan orang lain dan dirinya sendiri, Personil Polsek Pagar Merbau langsung mengamankan pria gondrong itu ke Mapolsek Pagar Merbau.

Terkait Peristiwa ini Kapolsek Pagar Merbau AKP Sudariyanto saat dikonfirmasi Via seluler membenarkannya. "Pelaku masih kita amankan di polsek. Kalau ditanya, jawabannya nggak nyambung. Identitasnya juga tidak ada. Kami masih mencoba mengumpulkan keterangan kejadian dan siapa yang bersangkutan. Apakah mengalami gangguan jiwa atau tidak, belum juga bisa kami pastikan," pungkas Kapolsek.

Atas kejadian tersebut warga Desa Sumberejo mendadak geger. Sejumlah isu juga tersebar warga. Sebagian menduga, selain hendak memerkosa seorang IRT di ladang, pria itu juga disangka sebagai penculik anak yang menyaru seperti orang gila.

Meta warga setempat mengatakan, kedua isu itu yang paling terdengar jadi buah bibir warga di kampungnya itu. "Warga tampak marah dan sempat juga digebuki dia itu. Kami kasian, tapi ada juga yang ketakutan," katanya. (wan)
Sebarkan:

Baca Lainnya

Komentar