Tidak diketahui apa Motif pembakaran tersebut. Sejauh ini Polisi masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi saksi.
Kasat Rekrim Polres Langkat AKP Juriadi SH ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (25/12/18) perihal kejadian ini membenarkan.
Menurut perwira tiga balok emas dipundaknya, sejauh ini pihaknya telah menangani kasus tersebug sekaligus melakukan penyelidikan.
"Kita sudah meminta keterangan dua orang saksi. Kejadiannya Senin 24 Desember 2018 kemarin, kita belum tau apa motifnya," katanya.
Terpisah Ketua majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Langkat H Ahmad Mahfuz menyikapi pembakaran 20 Al Quran tersebut, menghimbau kepada masyarakat Langkat agar tidak terpancing.
Tidak terprovokasi dan tetap menjaga keamanan serta ketertibpan di Kabupaten Langkat. Karena hal ini sudah ditangani oleh Kepolisian Resort Langkat.
Dan kepada masyarakat mari kita dukung pengungkapan kasus ini biar semua menjadi terang benderang agar tidak ada keretakan keretakan nantinya," ujar Mahfuz. (Hendra).
Kasat Rekrim Polres Langkat AKP Juriadi SH ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (25/12/18) perihal kejadian ini membenarkan.
Menurut perwira tiga balok emas dipundaknya, sejauh ini pihaknya telah menangani kasus tersebug sekaligus melakukan penyelidikan.
"Kita sudah meminta keterangan dua orang saksi. Kejadiannya Senin 24 Desember 2018 kemarin, kita belum tau apa motifnya," katanya.
Terpisah Ketua majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Langkat H Ahmad Mahfuz menyikapi pembakaran 20 Al Quran tersebut, menghimbau kepada masyarakat Langkat agar tidak terpancing.
Tidak terprovokasi dan tetap menjaga keamanan serta ketertibpan di Kabupaten Langkat. Karena hal ini sudah ditangani oleh Kepolisian Resort Langkat.
Dan kepada masyarakat mari kita dukung pengungkapan kasus ini biar semua menjadi terang benderang agar tidak ada keretakan keretakan nantinya," ujar Mahfuz. (Hendra).