![]() |
Massa FSPMI lakukan sweeping menjemput anggota |
TANJUNG MORAWA |
Ratusan warga massa buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Metal Indonesia
(SPMI) Sumut mendatangi sejumlah perusahaan yang terdapat di Kecamatan Tanjung
Morawa untuk menjemput perwakilan buruh guna diajak berunjukrasa ke Medan, Rabu
(06/02/2019) pagi.
Bertindak sebagai Kordinator Lapangan, Apen Manurung,
ratusan massa melakukan penjemputan pada para buruh yang bergabung dengan organisasi
SPMI Sumut.
Aksi buruh ini mendapatkan pengawalan dan pengawasan dari
pihak Kepolisian Polsek Tanjung Morawa agar tidak mengganggu masyarakat lain
dan pengguna jalan raya lintas Tanjung Morawa - Amplas.
Salah seorang Buruh Rudi mengatakan kalau mereka
berkumpul untuk melakukan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Sumut dan Kantor
Gubernur Sumut. Adapun tujuannya untuk menyampaikan tuntutan pada pemerintahan terkait
hak-hak normatif buruh, di antaranya:
1. Lapangan kerja-Ancaman PHK-Evolusi Industri
2. BPJS Kesehatan gratis bukan berbayar
3. Tolak Upah murah-Cabut PP 78/ 2015/ Turunkan harga
4. Tolak TKA Cina Unskill
5. Hapus outsourching dan kedok pemagangan
"Kami sekitar duaratusan orang bergerak ke Medan
untuk bergabung dengan massa buruh lain di sana," pungkasnya.
Masa bergerak dengan berkonvoi sekitar 100 unit sepeda
motor menuju Medan dengan mobil membawa alat alat pengeras suara dan spanduk
serta bendera serikat buruh.
Kapolsek Tanjung Morawa AKP Ilham Harahap SH MH saat
dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan, personel Polsek Tanjung Morawa
melakukan pengawasan dan pengawalan pada kegiatan para buruh tersebut.
"Kami sudah melakukan kordinasi dengan pimpinan
pengurus serikat buruh agar menjaga anggotanya untuk tertip dan tidak melakukan
hal hal yang sifatnya anarkis ataupun mengganggu kelancaran arus lalulintas, kami
kawal hingga perbatasan Tanjung Morawa dengan Medan," pungkas Ilham.(wan)