MUI Binjai Minta Pemerintah Selandia Baru Menghukum Mati Pelaku Penembakan

Sebarkan:
Ketua MUI Binjai H Muhammad Jamil
Ketua MUI Binjai H Muhammad Jamil
BINJAI | Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Binjai sebut penembakan terhadap puluhan jamaah Shalat Jum'at pada dua masjid di pinggiran Kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3) kemarin subuah tindakan menyedihkan dan memalukan.

" Penembakan terhadap puluhan jamaah Shalat Jum'at pada dua masjid di pinggiran Kota Christchurch itu perlakuan yang sangat menyedihkan dan memalukan di dunia ketika ini, " kata Ketua MUI Binjai Muhammad Jamil Siahaan saat diwawancarai wartawan, Senin (18/4/2019) pagi.

Jamil juga meminta pemerintah Selandia Baru menghukum mati para pelaku teror penembakan brutal dialami puluhan orang saat hendak melaksanakan ibadah Salat Jum'at di Masjid Al Anoor, Deans Ave, dan Masjid Linwod, Kota Christchurch yang menyebabkan 49 orang tewas.

" Pemerintah Selandia Baru wajib menghukum mati para pelaku dan jaringan pelaku teror penembakan jamaah Shalat Jum'at, " ucapnya.

Selain itu Jamil juga meminta agar Pemerintah Indonesia untuk mengambil tindakan agar martabat umat islam terjamin dimanapun berada.

" Pemerintah Indonesia pun tidak boleh tinggal diam, mesti melalukan upaya upaya untuk menjamin martabat umat ini kedepan," tegasnya.

Meskipun demikian, Jamil tetap mengimbau umat Muslim di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara dan Kota Binjai, agar mendoakan para korban penembakan.

" Umat Islam Binjai berdoa bagi saudara kita yang syahid, " tandasnya.(Ismail)
Sebarkan:

Baca Lainnya

Komentar