Kesulitan BBM, Warga Dolok Masihul Ngamuk Demo SPBU

Sebarkan:


Dolok Masihul - Puluhan warga Kecamatan Dolok Masihul, Serdang Bedagai menggelar aksi protes di depan SPBU pekan Dolok Masihul Minggu siang (05/05/19. Warga mengamuk dengan membantingkan jerigen tepat di depan SPBU.

Aksi protes warga ini dipicu oleh ditutupnya SPBU Dolok Masihul yang merupakan penyuplai kebutuhan BBM warga di empat kecamatan yang ada di Serdang Bedagai.

" Sudah seminggu ini warga kesulitan mencari BBM bensin,solar dan pertalite untuk aktivitas kendaraan sehari hari ,kami terpaksa jauh sampai ke tebing tinggi mencari BBM ,dimana nurani pemerintah ini pada kami rakyat kecil ," pungkas Hendrik warga setempat.
Hal senada juga dikatakan oleh Nurhadijah warga Dolok Masihul ,ini sudah bulan puasa Ramadhan warga sangat membutuhkan BBM tapi SPBU satu satunya yang membantu warga ini sudah seminggu tidak buka ,kami semua masyarakat Dolok Masihul ini bingung dan kesulitan memperoleh BBM.

" Pertamina pakai nuranimu,kami ini juga masyarakat Indonesia yang butuh BBM ,kami beli bukan minta," geramnya.

Aksi protes warga diwarnai dengan aksi membanting bantingan jeregen minyak di area SPBU sambil berteriak teriak pada pihak SPBU untuk menjelaskan pada warga mengapa sudah sepekan tidak beroperasi dan warga kini kesulitan mendapatkan BBM.

Sementara itu Simamora , pengelola SPBU Dolok Masihul mengatakan kalau mereka sudah sepekan tidak buka karena pasokan BBM dari Pertamina di hentikan.

" Sudah sepekan ini kami tidak dapat pasokan BBM dari Pertamina ,kami tidak tau apa alasan Pertamina menyetop pasokannya ,kami sekarang ini juga bingung harus menghadapi Protes warga setiap hari yang meminta BBM ,terkadang kami bilang pasokan BBM tidak ada masih ada juga warga yang tidak percaya dianggapnya kami bohong ,tapi begitulah warga mereka juga wajar menanyakan itu karena SPBU ini cuma satu satunya di Dolok Masihul ini dan kami juga berharap agar Pertamina mau memberikan Pasokan BBM di SPBU ini lagi agar warga sini terbantu," pungkasnya.

SPBU Dolok Masihul ini setiap harinya habis menjual 8 ribu liter Bensin ,8 ribu liter Solar juga BBM pertalite tak berbatasan.

Setelah mendapat penjelasan dari pihak SPBU warga akhirnya membubarkan diri namun mereka memberikan tempo pada Pertamina Sumut untuk memasok BBM di Kecamatan Dolok Masihul atau mereka akan melakukan aksi demo dengan masyarakat yang lebih banyak dan akan mendemo pemerintah yang tidak memikirkan kesulitan masyarakat Dolok Masihul .( Wan).

Sebarkan:

Baca Lainnya

Komentar