Pemuka Agama Mitra Kamtibmas Kabupaten Dairi "Tolak Aksi People Power"

Sebarkan:
DAIRI|Kita sama sama mengetahui terkait maraknya dan hangatnya pemberitaan di media sosial maupun elektronik akan ada aksi People Power yang akan dilaksanakan pada Tanggal 22 Mei 2019 Di Daerah DKI Jakarta.
Menanggapi hal tersebut diatas. Para Pemuka Agama Kabupaten Dairi Dari agama Nasrani, Islam dan Budha yang dipimpin Oleh Pdt. E. Marpaung, M.Th angkat bicara memberikan tanggapan dan statement tentang Aksi People Power Kepada salah seorang insan media Pers Kabupaten Dairi di Kantor PAMK (Pemuka Agama Mitra Kamtibmas) Kabupaten Dairi, Tepatnya di Jalan Pandu Panji Sibura Bura.

Dalam kesempatan tersebut Pdt. E. Marpaung, M.Th Mewakili Anggota PAMK Kab. Dairi Berkomentar mereka menolak akan aksi People Power karena berdampak negatif dan tidak sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia juga dapat meresahkan dan mengganggu aktivitas serta sarana dan prasarana lalu lintas jalan raya nantinya.

Untuk warga masyarakat Kabupaten Dairi, dari pantauan PAMK mereka juga tidak setuju dengan aksi tersebut, "lebih baik jalankan Rutinitas dan aktivitas seperti biasa agar bisa mendapatkan rezeki dan menafkahi keluarga" itu kata mereka kepada saya.

Apalagi setelah ada "penempelan Browsur Maklumat Bapak Kapolda Sumut oleh Personil Polres Dairi di tempat-tempat yang ramai dikunjungi warga masyarakat kabupaten Dairi, mereka jadi tambah mengerti Bahwa aksi People Power itu melanggar hukum" Jelasnya.

"Kami Para Pemuka Agama Mitra Kamtibmas Kabupaten Dairi Menghimbau kepada warga masyarakat Kabupaten Dairi untuk tidak terpengaruh dengan aksi people power, mari kita serahkan keputusan hasil Pemilu kepada instansi dan petugas berwenang akan hal tersebut, demi terwujudnya Sitkamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Dairi," tegasnya diakhir konfirmasi dengan Insan Media.(rel)
Sebarkan:

Baca Lainnya

Komentar