MEDAN-Tabrak tiga pengendara sepedamotor, A Pau (45) warga Jl. Pukat Banting I Kelurahan Bantan Kecamatan Medan Tembung diamuk massa pada Minggu (5/5/2019) sekira pukul 01:00 wib.
Dalam kondisi babak belur, A Pau diamankan di Polsek Percut Seituan. Informasi diperoleh, sebelum dipukuli warga, A Pau mengendarai
mobilnya dalam kondisi mabuk keluar dari Komplek Perumahan Cemara Asri Desa Sampali. Namun saat melintas di Jl. Cemara simpang BW-Jl. Pancing, mobil yang dikemudikan A Paw menabrak 3 pengendara sepedamotor hingga tercampak dan dilarikan ke Rumah Sakit Haji.
Bukan malah membantu, A Pau langsung melarikan diri ke arah Jl. Letda Sujono sehingga dikejar sejumlah warga. Sesampainya di depan pintu gerbang tol Bandarselamat, A Pau hilang
keseimbangan sehingga mobilnya menabrak taman jalan hingga terguling dan remuk. Sejumlah warga yang emosi langsung memukuli A Pau hingga babak belur dan wajahnya bersimbah darah.
Personil Reskrim Polsek Percut Seituan yang tiba di lokasi segera mengamankan A Pau dan memboyongnya ke Polsek Percut Sei Tuan. (jo)
Dalam kondisi babak belur, A Pau diamankan di Polsek Percut Seituan. Informasi diperoleh, sebelum dipukuli warga, A Pau mengendarai
mobilnya dalam kondisi mabuk keluar dari Komplek Perumahan Cemara Asri Desa Sampali. Namun saat melintas di Jl. Cemara simpang BW-Jl. Pancing, mobil yang dikemudikan A Paw menabrak 3 pengendara sepedamotor hingga tercampak dan dilarikan ke Rumah Sakit Haji.
Bukan malah membantu, A Pau langsung melarikan diri ke arah Jl. Letda Sujono sehingga dikejar sejumlah warga. Sesampainya di depan pintu gerbang tol Bandarselamat, A Pau hilang
keseimbangan sehingga mobilnya menabrak taman jalan hingga terguling dan remuk. Sejumlah warga yang emosi langsung memukuli A Pau hingga babak belur dan wajahnya bersimbah darah.
Personil Reskrim Polsek Percut Seituan yang tiba di lokasi segera mengamankan A Pau dan memboyongnya ke Polsek Percut Sei Tuan. (jo)