Pembangunan Minim, Realisasi Dana Desa Gunung Manumpak Dipertanyakan Warga

Sebarkan:

Deliserdang | Sejumlah warga Desa Gunung Manumpak B Kecamatan Stm Hulu Kabupaten Deliserdang mempertanyakan Alokasi Dana Desa (ADD) yang dikelola oleh pemerintah setempat yang dinilai tidak transparan.

Minimnya pembangunan yang dilakukan pihak pemerintah Desa sejak dana Desa di kucurkan Presiden Jokowi membuat warga bertanya tanya dengan Dana Desa Miliaran Rupiah yang sudah di terima namun pembangunan didesa mereka masih sangat minim.

Selain terkesan sangat minim adapun pekerjaan pembangunan yang dilakukan pihak desa tidak dilakukan dengan transparan. Misalnya ada pembangunan jalan rabat beton, jalan setapak namun tidak ada plang proyek yang jelas fisik proyek seperti apa dan dana yang di keluarkan berapa tidak tau karena saat dikerjakan tak pernah ada plank proyek yang dapat diketahui warga.
Masyarakat terkadang mempertanyakan tindakan Kepala Desa Gunung Manumpak B yang terkadang mengambil keputusan tanpa melalui musyawarah dengan masyarakat.

Masalah ini beralasan karena jalanan Desa masih rusak belum pernah ada perbaikan dari pemerintah kabupaten ataupun pemerintah Desa , saluran parit drainase , jembatan , juga sebagian kecil saja dan pembangunanpun tan nampak .

Menurut Selamet Sinaga salah seorang warga yang dimintai tanggapan sabtu 06/07 mengatakan Sejak tahun 2015 pembangunan fisik Desa Gunung Manumpak B masih minim dirasakan warga untuk dana desa setahun dapet satu milyar dari pemerintah pusat untuk Anggaran Dana Desa .

Warga berharap pemerintah pusat ataupun Pemerintah Kabupaten Deliserdang dapat memperhatikan pembangunan Desa Gunung Manumpak B .selain itu aparat hukum baik kejaksaan maupun pihak Kepolisian Polda Sumut dapat memeriksa penyaluran dana desa yang ada di Desa Gunung Manumpak (B ) Kecamatan Stm Hulu Deliserdang apakah sudah sesuai dengan peruntukannya atau tidak .

Terkait hal ini pihak pemerintah Desa yang dikonfirmasi melalui Kaur Pembangunan Desa Johanes tarigan tampak gugup saaat di tanya apa saja yang telah di bangun di Desa ini setelah beberapa tahun mendapat ADD yang cukup banyak .

Pekerjaan pembangunan dikerjakan oleh pemerintah Desa langsung , saya tidak tau berapa dana desa yang didapat sepenuhnya di pegang oleh kepala desa , saya hanya tau kalu disuruh kerja ya kami kerja .

“Untuk tahun 2019 ini ada kami kerjakan beberapa diantaranya pembangunan rabat betol , drainase dan lainnya tapi untuk nilai pagu pekerjaan saya tidak tau,” ucap tarigan .(wan)
Sebarkan:

Baca Lainnya

Komentar