Kualanamu | Sejumlah masyarakat masih kesulitan mendapatkan tiket pesawat kelas ekonomi dari Bandara Kualanamu menuju sejumlah daerah, di antaranya tujuan Kualanamu – Jakarta. Rute ini adalah rute gemuk yang menjadi penerbangan utama untuk domestik dari Bandara Kualanamu.
Meski penumpang sepi, namun masyarakat sulit mendapatkan tiket kelas ekonomi. Setiap pemesanan semua layanan untuk kelas ekonomi full seat.
Meski penumpang sepi, namun masyarakat sulit mendapatkan tiket kelas ekonomi. Setiap pemesanan semua layanan untuk kelas ekonomi full seat.
Kini masyarakat dipaksa dengan membeli harga tiket non ekonomi yang tentunya harga selangit, di kisaran Rp6,4 jutaan. Hal ini dirasa sangat memberatkan. Masyarakat tampak semakin bingung dengan layanan penerbangan domestik saat ini.
Pilion Hutabarat, Agen travel Bison mengungkapkan, sejumlah aplikasi pembelian tiket online banyak menampilkan harga tiket murah untuk kelas ekonomi. Namun saat dibuka ternyata tiket murah tersebut tidak dapat dipesan, melainkan yang ada dengan harga termurah tetap di kisaran Rp2 jutaan hingga kelas bisnis Rp6,4 jutaan.
“Tidak ada itu yang di online. Kita buka aplikasinya tetap saja harga mahal yang muncul. Sudah beberapa hari ini tiket kelas ekonomi penuh," ucapnya.
Sementara itu kondisi arus penumpang pesawat di Bandara Kualanamu paska libur lebaran hingga saat ini tampak sepi. Jumlah penerbangan rat rata sehari hanya di kisaran 16 – 19 ribuan penumpang perhari, dimana tahun sebelumnya di rata rata 25 ribuan penumpang perhari.
Pengelola bandara hanya bisa pasrah dengan keadaan saat ini. "Hal ini sudah tak mampu lagi kami komentari. Karena dialami seluruh bandara PT AP II maupun AP I. Yang namanya Tsunami penumpang, ya sekarang ini,” keluh Tukiman, Duty Maneger Bandara Kualanamu, Kamis (04/07/2019). (wan)
Pilion Hutabarat, Agen travel Bison mengungkapkan, sejumlah aplikasi pembelian tiket online banyak menampilkan harga tiket murah untuk kelas ekonomi. Namun saat dibuka ternyata tiket murah tersebut tidak dapat dipesan, melainkan yang ada dengan harga termurah tetap di kisaran Rp2 jutaan hingga kelas bisnis Rp6,4 jutaan.
“Tidak ada itu yang di online. Kita buka aplikasinya tetap saja harga mahal yang muncul. Sudah beberapa hari ini tiket kelas ekonomi penuh," ucapnya.
Sementara itu kondisi arus penumpang pesawat di Bandara Kualanamu paska libur lebaran hingga saat ini tampak sepi. Jumlah penerbangan rat rata sehari hanya di kisaran 16 – 19 ribuan penumpang perhari, dimana tahun sebelumnya di rata rata 25 ribuan penumpang perhari.
Pengelola bandara hanya bisa pasrah dengan keadaan saat ini. "Hal ini sudah tak mampu lagi kami komentari. Karena dialami seluruh bandara PT AP II maupun AP I. Yang namanya Tsunami penumpang, ya sekarang ini,” keluh Tukiman, Duty Maneger Bandara Kualanamu, Kamis (04/07/2019). (wan)