Balige - Pilkada Toba Samosir, Provinsi Sumatera Utara, 2020 mendatang diprediksi bakal berlangsung seru. Banyak bakal calon bupati dan wakil bupati yang mulai membuat gerilya politik, baik melalui atribut kampanye maupun sosialisasi.
Hari ini, Rabu (11/9/2019.), salah satu putra tobasa yang bernama Dolok M Panjaitan resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Bupati Toba Samosir ke DPC PDI Perjuangan Toba Samosir. Kedatangannya untuk menyerahkan kelengkapan persyaratan pendaftaran Bacabup dan Bacawabup.
Didampingi beberapa tim suksesnya, Marlon Napitupulu, disambut langsung oleh Bendahara DPC dan Tim Penerimaan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati DPC PDIP Tobasa, Kalvin Tambun, Jhon Fredy Pasaribu, Togi Napitupulu, Mangapul Siahaan, Rikardo S, bahwa Dolok M Panjaitan menyatakan, keseriusannya untuk berpartisipasi pada Pilkada Tobasa 2020 mendatang.
"Melihat kondisi Kab. Tobasa sekarang ini saya berniat akan maju di Pilkada Tobasa 2020 mendatang, akan tetapi sekarang masih menunggu rekomendasi partai.
Dengan Visi Misi TOASA SEHAT, dia berjanji akan fokus membangun dan mengembangkan pariwisata di Toba Samosir. “Karena semua aspek mulai potensi keindahan alam, kekayaan budaya, kondisi geografis dan sosial sangat mendukung untuk itu," terang pria asli Magetan yang dikenal sebagai jurnalis dan pemimpin media ini.
Dimulai dari pariwisata, diikuti dengan pemberdayaan UMKM dan industri kecil, serta diperkuat peran investor, Arief optimistis 5 tahun ke depan bisa membuka lapangan pekerjaan baru di Tobasa. "Sudah terbukti di banyak daerah, seperti di Bali, pariwisata mampu menggerakkan ekonomi daerah, menggairahkan sektor usaha serta mengentas kemiskinan," tandas Dolok M Panjaitan.
Salah satu pengurus DPC PDIP Fernando Napitupulu sempat menyebut bahwa Dolok harus lebih intens sosialisasi dikarenakan pelaksanaan Pilkada Tobasa yang kurang lebih setahun lagi, dan lawan terberat adalah Incumbent. Menanggapi hal tersebut Dolok mengatakan sudah melakukan sosialisasi di beberapa kecamatan, baik melalui atribut kampanye dan pertemuan dengan masyarakat, dan dia sangat berharap rekomendasi dari PDIP, dikarenakan namun proses politik untuk pencalonan bupati atau wakil bupati Tobasa masih panjang. "Dalam politik semua serba mungkin dan apapun bisa terjadi, tunggu saja lah bagaimana nanti keputusan DPP," ujar Dolok M Panjaitan.(JF)
"Melihat kondisi Kab. Tobasa sekarang ini saya berniat akan maju di Pilkada Tobasa 2020 mendatang, akan tetapi sekarang masih menunggu rekomendasi partai.
Dengan Visi Misi TOASA SEHAT, dia berjanji akan fokus membangun dan mengembangkan pariwisata di Toba Samosir. “Karena semua aspek mulai potensi keindahan alam, kekayaan budaya, kondisi geografis dan sosial sangat mendukung untuk itu," terang pria asli Magetan yang dikenal sebagai jurnalis dan pemimpin media ini.
Dimulai dari pariwisata, diikuti dengan pemberdayaan UMKM dan industri kecil, serta diperkuat peran investor, Arief optimistis 5 tahun ke depan bisa membuka lapangan pekerjaan baru di Tobasa. "Sudah terbukti di banyak daerah, seperti di Bali, pariwisata mampu menggerakkan ekonomi daerah, menggairahkan sektor usaha serta mengentas kemiskinan," tandas Dolok M Panjaitan.
Salah satu pengurus DPC PDIP Fernando Napitupulu sempat menyebut bahwa Dolok harus lebih intens sosialisasi dikarenakan pelaksanaan Pilkada Tobasa yang kurang lebih setahun lagi, dan lawan terberat adalah Incumbent. Menanggapi hal tersebut Dolok mengatakan sudah melakukan sosialisasi di beberapa kecamatan, baik melalui atribut kampanye dan pertemuan dengan masyarakat, dan dia sangat berharap rekomendasi dari PDIP, dikarenakan namun proses politik untuk pencalonan bupati atau wakil bupati Tobasa masih panjang. "Dalam politik semua serba mungkin dan apapun bisa terjadi, tunggu saja lah bagaimana nanti keputusan DPP," ujar Dolok M Panjaitan.(JF)